Kompas.com - 02/01/2014, 13:39 WIB
EditorErlangga Djumena

Risza mengatakan, selagi ada uang, lebih baik melunasi utang yang dimiliki. Ini dapat membantu mengurangi beban keuangan di masa depan. "Apalagi sekarang bunga bank semakin tinggi, semakin menunda pembayaran artinya membuat beban di masa depan semakin berat," tegas dia.

Kalau utang Anda sangat banyak, buatlah prioritas pembayaran utang. Utang yang mendapat prioritas pertama sebaiknya adalah utang produktif, seperti kredit pemilikan rumah (KPR) atau utang untuk kegiatan usaha. Apalagi utang seperti ini sensitif terhadap kenaikan besar bunga kredit bank.

Setelah itu, alokasikan juga dana untuk membayar utang pemakaian kartu kredit.

2) Sisihkan untuk dana darurat

Sebagaimana sering dipaparkan dalam rubrik ini, dana darurat adalah komponen penting dalam perencanaan keuangan. Setiap keluarga wajib mengalokasikan dana darurat untuk kebutuhan dana mendesak. Misalnya ada anggota keluarga yang tiba-tiba sakit, kecelakaan, dan sebagainya. Karena itu, bila dana darurat Anda belum mencukupi, Anda sebaiknya menyisihkan sebagian bonus akhir tahun untuk menutupi kebutuhan dana darurat tersebut. Bila Anda masih single, sebaiknya Anda punya dana darurat setara tiga bulan pengeluaran rutin. Bila sudah menikah, sebaiknya Anda punya dana darurat setara enam bulan pengeluaran rutin.

3) Sisihkan untuk diri sendiri

Kalau Anda sudah mengalokasikan dana untuk bayar utang dan kebutuhan dana darurat sudah cukup, Anda boleh menyisihkan sebagian dana bonus untuk kesenangan pribadi. Perencana keuangan dari AFC Financial Giri Sulandar menyebut, godaan berbelanja dan liburan di akhir tahun sangat tinggi. Apalagi, para pebisnis ritel dan pariwisata biasanya gencar menggelar promo di masa akhir tahun. Nah, tidak ada salahnya Anda memanfaatkan bonus akhir tahun untuk memanjakan diri Anda, baik untuk belanja atau liburan.

4) Modal investasi

Nah, kalau semua itu sudah Anda lakukan dan masih ada sisa, silakan pikirkan ide untuk berinvestasi. Dengan demikian, Anda bisa memperoleh manfaat maksimal dari bonus akhir tahun Anda. Cuma memang, Anda harus berhati-hati memilih instrumen investasi yang oke.

Berkaca pada kondisi pasar modal di masa mendatang, lantas di mana tempat terbaik menginvestasikan bonus akhir tahun agar bisa menghasilkan keuntungan yang maksimal? Alternatif pertama, reksadana. Tujuan investasi pada produk ini adalah mendapatkan imbal hasil jangka panjang. Misalnya reksadana saham disarankan untuk jangka waktu 5 tahun-10 tahun. Sedang reksadana campuran dan reksadana pendapatan tetap disarankan untuk memenuhi tujuan jangka waktu 3 tahun-5 tahun.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.