Kenaikan Harga Elpiji 12 Kg Direvisi, Agen Merugi

Kompas.com - 08/01/2014, 13:06 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

BOGOR, KOMPAS.com - Harga gas elpiji nonsubsidi 12 kilogram yang sempat naik 68 persen per 1 Januari 2014, yang kemudian diturunkan kembali menyebabkan sejumlah pangkalan gas merugi.

Salah satunya adalah Agusyanto Hermawan (47), pemilik UD Dini Mandiri, Ciawi, Bogor, Jawa Barat, yang menyebutkan menanggung kerugian Rp 10 jutaan. Pria yang sudah 7 tahun berbisnis gas elpiji itu mengatakan, sebelum revisi kenaikan harga, penjualan gas nonsubsidi 12 Kg juga sudah menurun. Ironisnya, diakui Agus, kondisi ini masih bertahan pada hari kedua revisi harga.

"Sementara ini yang jadi masalah 3 kg selalu kosong. Kita enggak enak sama warga kanan-kiri karena mereka harus bolak-balik ke sini," kata Agus, Rabu (8/1/2014).

Setiap hari Agus mendapat pasokan gas dari agen terdekat, terdiri dari 200-250 tabung gas nonsubsidi 12 kg, dan 560 tabung gas 3 kg. Untuk gas segmen high end, ia hanya meminta sekitar 5 hingga 10 tabung Bright Gass.

Selama 6 hari kenaikan, dari 1-6 Januari 2014, penjualan gas tabung 12 kg turun, menjadi 100 tabung. "Malah ada dalam sehari kurang dari 100 tabung," ujarnya.

Mantan karyawan PLN itu mengaku biasanya, dalam sehari dia bisa mengantongi keuntungan kotor Rp 500.000 per hari. Namun, dengan kenaikan harga selama 6 hari tersebut, ia pesimis laba bulanan seperti sebelumnya.

"Kita sudah enggak hitung untung bulan ini, karena ruginya sudah Rp 10 juta," kata Agus yang memiliki 10 karyawan itu.

Sebelumnya, Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) Hanung Budya menuturkan tidak ada mekanisme pengembalian uang bagi agen, pangkalan, dan pengecer yang mendapat gas harga lama, usai harga revisi diberlakukan efektif 7 Januari 2014.

Ia juga menyebut agen yang menjual lebih tinggi dari ketetapan Pertamina, terancam pemutusan hubungan usaha (PHU).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumlah Pengguna Naik, Volume Transaksi BNI Direct Terkerek Jadi Rp 2.587 Triliun

Jumlah Pengguna Naik, Volume Transaksi BNI Direct Terkerek Jadi Rp 2.587 Triliun

Whats New
Kemenhub dan PT ASDP Indonesia Ferry Kerja Sama Pemanfaatan Pelabuhan Ajibata dan Ambarita

Kemenhub dan PT ASDP Indonesia Ferry Kerja Sama Pemanfaatan Pelabuhan Ajibata dan Ambarita

Whats New
Lowongan Kerja Kemenag 2022 untuk Lulusan MA/SMA, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Lowongan Kerja Kemenag 2022 untuk Lulusan MA/SMA, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Work Smart
Hasil Riset SMB Pulse Index Mekari: Digitalisasi Tingkatkan Resiliensi UMKM Hadapi Gejolak Ekonomi

Hasil Riset SMB Pulse Index Mekari: Digitalisasi Tingkatkan Resiliensi UMKM Hadapi Gejolak Ekonomi

BrandzView
Pasca IPO, Klinko Mulai Genjot Pasar Ekspor

Pasca IPO, Klinko Mulai Genjot Pasar Ekspor

Whats New
Kisah Ariek Wibisono, Eks Pengemudi GrabCar yang Turut Kembangkan Peta Digital GrabMaps

Kisah Ariek Wibisono, Eks Pengemudi GrabCar yang Turut Kembangkan Peta Digital GrabMaps

BrandzView
Utang Indonesia Naik Jadi Rp 7.163,12 Triliun hingga Akhir Juli 2022

Utang Indonesia Naik Jadi Rp 7.163,12 Triliun hingga Akhir Juli 2022

Whats New
Program 'Merdeka Sale' Blibli, Ada Promo 'Flash Sale' hingga Diskon 17 Persen

Program "Merdeka Sale" Blibli, Ada Promo "Flash Sale" hingga Diskon 17 Persen

Whats New
Nobu Bank Dongkrak KPR, Bisnis Konsumer Ditarget Tumbuh 25-35 Persen Tahun Ini

Nobu Bank Dongkrak KPR, Bisnis Konsumer Ditarget Tumbuh 25-35 Persen Tahun Ini

Whats New
Ingin Cari Mobil Baru? Simak Promo SEVA di Gelaran GIIAS 2022

Ingin Cari Mobil Baru? Simak Promo SEVA di Gelaran GIIAS 2022

Rilis
Mendag Zulhas Usulkan Subsidi BBM Diberikan untuk Warga Miskin

Mendag Zulhas Usulkan Subsidi BBM Diberikan untuk Warga Miskin

Whats New
Mau Bangun Ekosistem Silicon Valley, Jababeka Gandeng Telkomsel Enterprise

Mau Bangun Ekosistem Silicon Valley, Jababeka Gandeng Telkomsel Enterprise

Rilis
Ada yang Replikasi 17 Pinjol Legal, AFPI Laporkan Lewat Jalur Hukum

Ada yang Replikasi 17 Pinjol Legal, AFPI Laporkan Lewat Jalur Hukum

Whats New
Dukung Program ISUTW, Kemenperin Incar Ekspor Bumbu Masak 2 Miliar Dollar AS

Dukung Program ISUTW, Kemenperin Incar Ekspor Bumbu Masak 2 Miliar Dollar AS

Whats New
AAJI Gelar Top Agent Awards ke-35, Motivasi Tenaga Pemasar Asuransi Jiwa

AAJI Gelar Top Agent Awards ke-35, Motivasi Tenaga Pemasar Asuransi Jiwa

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.