PGN Dorong Konversi BBM ke Gas Bumi

Kompas.com - 09/01/2014, 16:38 WIB
Jaringan pipa gas. Perusahaan Gas Negara (PGN)Jaringan pipa gas.
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus mendukung konversi bahan bakar minyak (BBM) ke gas bumi. Selain pertimbangan biaya, konversi ke gas bumi juga dimaksudkan untuk meningkatkan menjaga lingkungan.

Untuk itu, PGN terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak agar pemanfaatan gas bumi bisa dilakukan lebih maksimal. Seperti yang dilakukan jelang akhir tahun 2013, perseroan telah membangun SPBG di wilayah Bekasi Jawa Barat.

Selain itu, PGN juga menandatangani kesepakatan kerjasama dengan Perum Damri dalam hal penyediaan dan pemanfaatan gas bumi untuk bahan bakar bus dan truk milik BUMN transportasi itu. Tak ketinggalan, PGN menjalin kerjasama dengan PT Zebra Energy untuk menyediakan gas bumi yang akan dikompres menjadi CNG.

Tak berhenti di tataran korporasi, PGN bekerjasama pemerintah daerah, dalam hal ini Pemkab Sukabumi untuk mengembangkan infrastruktur dan memenuhi kebutuhan gas untuk transportasi dan industri di wilayah tersebut.

"Tentunya, kami tidak bisa jalan sendiri, dibutuhkan dukungan pemerintah dan kerjasama seluruh stakeholder untuk mendorong masyarakat melakukan penghematan bahan bakar dengan menggunakan gas, yang lebih ekonomis, aman, ramah lingkungan,” ujar Direktur Utama PGN, Hendi Priyo Santoso.

Berbekal pengalaman, PGN siap menjadi lokomotif dan mendapat penugasan dari pemerintah dalam pengembangan infrastruktur gas bumi di Indonesia untuk mewujudkan konversi energi ke gas bumi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X