BI Harapkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2014 Lebih Baik

Kompas.com - 10/01/2014, 14:44 WIB
Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo KOMPAS/HERU SRI KUMORO Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) memandang penurunan ekonomi global dan perlunya stabilisasi perekonomian nasional memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Pada tahun 2013 pertumbuhan ekonomi diperkirakan melambat, namun BI menargetkan pertumbuhan ekonomi akan lebih baik di tahun 2014.

"Perekonomian Indonesia tahun 2013 diprakirakan tumbuh sebesar 5,7 persen, melambat bila dibandingkan dengan pertumbuhan tahun 2012 sebesar 6,2 persen," kata Gubernur BI Agus DW Martowardojo di Gedung BI, Kamis (9/1/2014).

Agus menyatakan, penurunan pertumbuhan ekonomi 2013 tercatat pada terbatasnya pertumbuhan ekspor riil akibat perlambatan ekonomi global. Dari sisi permintaan domestik, pertumbuhan investasi, khususnya investasi non bangunan pun melambat. Adapun konsumsi rumah tangga menjadi penggerak utama pertumbuhan.

"Bank Indonesia menilai tren perlambatan ekonomi sejalan dengan arah kebijakan stabilisasi pemerintah dan Bank Indonesia dalam membawa ekonomi ke arah yang lebih sehat dan seimbang," ujar Agus.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, secara keseluruhan kebijakan stabilisasi yang terukur dapat diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi tahun 2013 yang masih cukup tinggi bila dibandingkan dengan negara-negara lain.

"Pada tahun 2014, pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan lebih baik, mendekati batas bawah kisaran 5,8 hingga 6,2 persen, sejalan perbaikan ekonomi global di tengah berlanjutnya proses konsolidasi ekonomi domestik mengarah ke kondisi yang lebih seimbang," jelas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X