Neraca Dagang Kemungkinan Surplus 785 Juta Dollar AS

Kompas.com - 15/01/2014, 18:24 WIB
Peti kemas di Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta. KOMPAS/HERU SRI KUMOROPeti kemas di Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta.
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Neraca dagang Indonesia pada tahun lalu kemungkinan kembali mengalami surplus. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan besaran surplus bisa mencapai 785 juta dollar AS, setelah pada bulan sebelumnya surplus sebesar 776,8 juta dollar AS.

Sekadar mengingatkan, selama dua bulan berturut-turut yaitu pada Oktober dan November 2013 kondisi neraca dagang mengalami perbaikan positif.

Setelah surplus 24,3 juta dollar AS di bulan Oktober 2013, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan di bulan November 2013 kembali mengalami surplus sebesar 776,8 juta dollar AS.

Deputi Gubernur BI Perry warjiyo menjelaskan, surplusnya neraca dagang di Desember ini akibat adanya surplus di neraca dagang non migas.

Berdasarkan data yang dipantau dan masuk ke BI sementara ini, estimasi neraca dagang non migas akan mengalami surplus sebesar 2,2 miliar dollar AS. "Kemarin di November hanya 1,96 miliar dollar AS," ujar Perry di Jakarta, Rabu (15/1).

Dengan demikian, secara total, neraca dagang di triwulan IV 2013 mengalami surplus senilai 1,6 miliar dollar AS. Sedangkan, estimasi neraca perdagangan non migas di triwulan IV mengalami surplus senilai 5 miliar dollar AS.

Penguatan koordinasi kebijakan antara BI dan pemerintah diharapkan dapat terus membuat kondisi struktural fundamental Indonesia ini mengalami penguatan. (Margareta Engge Kharismawati)



Sumber Kontan
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X