Rencana Pertamina Caplok PGN Makin Bulat, Ini Opsinya

Kompas.com - 16/01/2014, 16:55 WIB
Ilustrasi KOMPAS/AGUS SUSANTO Ilustrasi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan ada dua opsi untuk mengakhiri keruwetan bisnis yang terjadi antara PT Pertagas dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGN).

Kedua opsi akan berujung pada kepemilikan oleh PT Pertamina (Persero). "Opsi satu dengan dua tahap. Tahap awal, Pertagas dibeli PGN, kemudian PGN dibeli Pertamina. Opsi kedua, sekaligus, kalau ujungnya dibeli Pertamina kenapa tidak sekaligus. Kalau satu tahap, langsung saja Pertamina membeli PGN. Tidak perlu dua tahap dan lebih maksimal," kata Dahlan di kantornya, Kamis (16/1/2014).

Lebih lanjut ia mengatakan, opsi yang bakal diambil menunggu kajian yang dilakukan oleh PT Bahana Sekuritas dan PT Danareksa. "Misalkan kalau profesional dua tahap, silakan. Kalau hasil kajian sekali tahap, ya silakan," imbuhnya.

Menurut Dahlan, ide ini adalah untuk kejayaan negara dan memberikan pelayanan yang lebih baik untuk rakyat. "Latar belakang ini, karena masing-masing itu sangat ngotot untuk kemajuan masing-masing. Itu sangat baik, saya menghargai itu. Tapi karena BUMN ini bersinggungan di bidang gas, maka persaingan bisa jadi tidak menguntungkan negara dan rakyat," pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X