Pengamanan Ganda Kartu Kredit Diterapkan Awal 2015

Kompas.com - 17/01/2014, 11:30 WIB
SHUTTERSTOCK
EditorErlangga Djumena


JAKARTA, KOMPAS.com -
Mulai 2015 mendatang, Bank Indonesia (BI) akan mewajibkan penerbit kartu kredit untuk menerapkan sistem pengamanan ganda.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Ronald Waas mengungkapkan, nantinya kartu kredit yang digunakan oleh masyarakat atau nasabah sudah harus dilengkapi oleh sistem pengamanan berupa chip dan juga enam (6) digit nomor personal indentification number (PIN).

Ronald menjelaskan, aturan mengenai penggunaan chip pada kartu kredit sudah sejak 2009. Sedangkan ketentuan mengenai nomor PIN berjumlah enam digit, masa transisinya berakhir pada 2014 ini.

Ia menambahkan, pengamanan berganda ini berupa penggunaan nomor PIN enam digit ini tidak hanya diberlakukan untuk alat pembayaran kartu kredit tapi juga akan diterapkan di kartu ATM dan ATM/Debit.

"Untuk keamanan, pin enam digit akan diterapkan di kartu kredit, ATM dan juga ATM/Debit. Desember 2015 (masa transisi) untuk nomor PIN enam digit untuk ATM dan Debit," jelas Ronald di Gedung BI, Jakarta, Kamis (16/1/2014).

Penerapan resmi nomor PIN enam digit pada kartu ATM, ATM/Debit akan dimulai pada awal tahun 2016. Ronald menyatakan, penerapan sistem pengamanan ganda tersebut akan mengurangi kenyamanan pengguna Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK), namun akan meningkatkan sistem keamanan bagi pengguna.

"Kenyamanan memang selalu berbanding terbalik dengan keamanan. Tentu kami sedang mencari titik temu, masyarakat bisa aman sekaligus nyaman. Kami membuat nomor PIN enam digit karena pengalaman tahun 2010, jebolnya ATM dari luar. Itu berawal dari data yang berhasil dicuri," ujarnya. (Dea Chadiza Syafina)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[TREN WISATA KOMPASIANA] 10 Destinasi di Kota Vancouver Kanada | Menggapai Atap Dunia, Everest Base Camp | Fenomena Hotel Kasino di Las Vegas Strip

[TREN WISATA KOMPASIANA] 10 Destinasi di Kota Vancouver Kanada | Menggapai Atap Dunia, Everest Base Camp | Fenomena Hotel Kasino di Las Vegas Strip

Rilis
Impor Alkes Capai Rp 150 Triliun, Bahlil Ajak Investor Asing Masuk Sektor Kesehatan

Impor Alkes Capai Rp 150 Triliun, Bahlil Ajak Investor Asing Masuk Sektor Kesehatan

Whats New
SNV Indonesia Kampanyekan Pentingnya Prokes pada Kelompok Rentan

SNV Indonesia Kampanyekan Pentingnya Prokes pada Kelompok Rentan

Rilis
Investigasi Dugaan Kebocoran Data, BRI Life Jamin Keamanan Polis Nasabah

Investigasi Dugaan Kebocoran Data, BRI Life Jamin Keamanan Polis Nasabah

Whats New
Bahlil: Investasi dari AS, Australia, dan Korsel Bakal Masuk Tahun Ini

Bahlil: Investasi dari AS, Australia, dan Korsel Bakal Masuk Tahun Ini

Whats New
Pemerintah Sebut Investasi Besar Bakal Masuk ke Kalimantan Utara

Pemerintah Sebut Investasi Besar Bakal Masuk ke Kalimantan Utara

Whats New
Kementerian PUPR Tambah Fasilitas RS di Yogyakarta

Kementerian PUPR Tambah Fasilitas RS di Yogyakarta

Rilis
Agar Ekowisata Berkembang, 10.000 Bibit Bakau Ditanam di Mandalika

Agar Ekowisata Berkembang, 10.000 Bibit Bakau Ditanam di Mandalika

Rilis
Bantu Warga Terdampak PPKM, Pengusaha Peduli NKRI Kembali Galang Donasi

Bantu Warga Terdampak PPKM, Pengusaha Peduli NKRI Kembali Galang Donasi

Rilis
BCA Buka Banyak Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

BCA Buka Banyak Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Cara Daftar Prakerja Gelombang 18

Cara Daftar Prakerja Gelombang 18

Whats New
KSPSI Bareng Polri Gelar Vaksinasi Gratis untuk Buruh, Simak Jadwalnya

KSPSI Bareng Polri Gelar Vaksinasi Gratis untuk Buruh, Simak Jadwalnya

Whats New
Startup Tanijoy Diduga Gelapkan Uang 430 Lender Senilai Rp 4,5 Miliar

Startup Tanijoy Diduga Gelapkan Uang 430 Lender Senilai Rp 4,5 Miliar

Whats New
Perhimpunan Pemberi Pinjaman Tanijoy Berencana Selesaikan Masalah Lewat Jalur Hukum

Perhimpunan Pemberi Pinjaman Tanijoy Berencana Selesaikan Masalah Lewat Jalur Hukum

Whats New
Saingi Nelayan Asing, KKP Izinkan Kapal Pukat Ikan Beroperasi di Perbatasan

Saingi Nelayan Asing, KKP Izinkan Kapal Pukat Ikan Beroperasi di Perbatasan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X