OJK Nilai Perbankan Nasional Stabil

Kompas.com - 17/01/2014, 19:18 WIB
Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dari berbagai bank tersedia di Pusat Perbelanjaan di kawasan Semanggi, Jakarta, Kamis (30/5/2013).
KOMPAS/PRIYOMBODOAnjungan Tunai Mandiri (ATM) dari berbagai bank tersedia di Pusat Perbelanjaan di kawasan Semanggi, Jakarta, Kamis (30/5/2013).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) sekaligus Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) BI Halim Alamsyah mengatakan selama tahun 2013 tidak ditemukan bank bermasalah.

Menurutnya, perbankan Indonesia cukup stabil di tengah kondisi ekonomi global yang tertekan. "Kita memiliki rasio NPL terendah dalam sejarah, gross 1,8 persen atau net 0,97 persen. November 2013 LDR mencapai 90,21 persen. Tingkat efisiensi perbankan juga membaik, yakni 75,3 persen," kata dia Jumat (17/1/2014).

Sementara itu, Gubernur BI Bank Indonesia (BI) mengimbau OJK dapat melakukan audit terhadap tingkat kesehatan perbankan tiap tahun. Sebelum beralih ke OJK, BI yang menjalankan fungsi pengawasan perbankan.

BI, saat menjadi pengawas, melakukan audit semacam itu kepada pihak perbankan. "OJK harus melanjutkan apa yang dilakukan oleh BI. Paling tidak setahun sekali atau justru harus dua kali setahun, dinilai tingkat kesehatannya dan GCG-nya (Good Corporate Governance)," kata Agus DW Martowardojo.

Agus menjelaskan, bila dalam audit ditemukan bank yang tidak menerapkan prinsip GCG dalam operasionalnya sesuai peraturan, Agus meminta OJK dapat menindak bank tersebut dengan tegas.

"Kalau GCG-nya dinilai tiga atau lebih bawah, maka si pemegang saham mayoritas perlu melakukan penyesuaian sahamnya karena tidak memenuhi syarat GCG-nya," ujar dia.

Terkait hal ini, Agus mengatakan BI akan senantiasa menjalin komunikasi dan koordinasi dengan OJK guna meningkatkan sistem pengawasan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X