OJK Dorong Pengembangan Produk Investasi Berbasis EBA

Kompas.com - 20/01/2014, 14:17 WIB
Otoritas Jasa Keuangan KONTANOtoritas Jasa Keuangan
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyiapkan peraturan mengenai efek berbasis aset keuangan atau Efek Beragun Aset (EBA), baik surat utang (bond) maupun surat partisipasi.

Peraturan tersebut merupakan bukti dukungan OJK kepada program pemerintah yang dijalankan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) yang telah lima kali membeli aset KPR PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) berupa piutang senilai Rp 3,955 triliun.

"Meskipun dibayangi isu bubble di sektor kredit perumahan, nampaknya kebutuhan perumahan khususnya menengah ke bawah masih cukup tinggi," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Firdaus Djaelani di Jakarta, Senin (20/1/2014).

Firdaus menjelaskan, saat ini kebutuhan rumah baru per tahun di Indonesia sekitar 800 ribu unit. Adapun backlog perumahan sekitar 15 juta unit, dan rasio KPR terhadap PDB tahun 2013 sebesar 3 persen.

Pemerintah mendirikan SMF untuk mengembangkan dan membangun pasar pembiayaan dengan kegiatan usaha melakukan sekuritisasi aset KPR melalui penerbitan EBA.

"Kami terus menghimbau kepada investor yang mengelola dana jangka panjang seperti dana pensiun, perusahaan asuransi, perusahaan penjaminan dan BPJS untuk mempertimbangkan investasi pada surat utang yang dijamin aset KPR," jelasnya.

Lebih lanjut, Firdaus mengungkapkan dengan investasi surat utang yang dijamin aset maka dana jangka panjang yang dikelola akan tersalur ke KPR yang lebih aman.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.