Kompas.com - 22/01/2014, 21:05 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan memastikan anak usaha PT Merpati Nusantara Airlines yang akan dibentuk bersama mitra bisisnya dengan skema Kerja Sama Operasi (KSO) adalah berupa maskapai penerbangan.

Walaupun sama, ia menampik kabar yang menyebutkan bahwa anak usaha ini sengaja dibentuk untuk mematikan Merpati.

Ditemui di Gudang Bulog Divre Jakarta, Rabu (22/1/2014) usai rapat koordinasi dengan Hatta Rajasa, ia membenarkan bahwa anak usaha Merpati nantinya bakal menerbangi rute-rute yang selama ini menjadi rute berjadwal Merpati. "Iya lah pakai rute Merpati yang lama," kata Dahlan singkat.

Sebelumnya, Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono mengatakan, anak usaha Merpati nantinya harus melalui persetujuan Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan.

Moratorium yang berlaku untuk seluruh maskapai yang menerbangi dari dan ke Bandara Soekarno Hatta tidak berlaku untuk maskapai anak Merpati.

"Kita lihat nanti, berarti ada rute yang ditinggalkan (Merpati). Kita lihat apakah bisa dipakai atau tidak, kita kalkulasi kembali," kata Bambang, Selasa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.