Kemenkeu Bidik Harta Djoko Susilo dan Akil Mochtar untuk Dilelang

Kompas.com - 24/01/2014, 07:34 WIB
Terdakwa dugaan korupsi dan pencucian uang proyek simulator ujian memperoleh surat izin mengemudi (SIM), Inspektur Jenderal Polisi Djoko Susilo menjalani sidang vonis di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (3/9/2013). Ia dijatuhi hukuman penjara 10 tahun, denda Rp 500 juta, subsider enam bulan kurungan penjara. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOTerdakwa dugaan korupsi dan pencucian uang proyek simulator ujian memperoleh surat izin mengemudi (SIM), Inspektur Jenderal Polisi Djoko Susilo menjalani sidang vonis di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (3/9/2013). Ia dijatuhi hukuman penjara 10 tahun, denda Rp 500 juta, subsider enam bulan kurungan penjara.
EditorBambang Priyo Jatmiko

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Kementerian Keuangan membidik melalui Ditjen Kekayaan Negara membidik harta para koruptor besar yang disita oleh pengadilan, untuk selanjutnya dilelang menjadi pendapatan negara.

Kasubdit Bina Lelang II Direktorat Lelang Ditjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Ida Novianti menyebutkan selama ini belum pernah ada setoran dari KPK berupa harta koruptor dalam jumlah besar yang dilelang.

"Karena selama ini yang diserahkan hanya berupa barang-barang hasil gratifikasi yang jumlahnya kalau dilelang tidak terlalu besar. Seperti lelang terakhir, barang gratifikasi yang berhasil dilelang nilai yang paling besar hanya Rp 3,5 juta," ujarnya kepada Kompas.com, Kamis malam (23/1/2014).

Menurutnya, seiring dengan ditangkapnya Djoko Susilo dan Akil Mochtar, pemerintah berpeluang mendapatkan masukan dari harta sitaan para koruptor. "Tentunya lelang akan dilakukan setelah mendapatkan keputusan inkrah dari pengadilan," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan harta Djoko Susilo yang dirampas adalah sebagai berikut:

Adapun harta yang diminta dirampas untuk negara berupa tanah, bangunan, dan kendaraan yaitu sebagai berikut:

- Sebidang tanah dan bangunan dengan luas tanah 377 meter persegi (m2) di Jalan Cendrawasih Mas Blok A9 Nomor W RT 002 RW 01, Tanjung Barat, Jagakarsa, atas nama Ibu Yani.

- Sebidang tanah seluas 1.098 m2 dan bangunan di Jalan Paso RT 004 RW 04, Pasar Minggu, atas nama Haji Ali Sudin.

- Sebidang tanah seluas 106 m2 dan bangunan di KP Ragunan RT 007 RW 05, Jatipadang, Pasar Minggu, atas nama Mahdiana.

- Sebidang tanah seluas 100 m2 dan bangunan di KP Ragunan, RT 007 RW 05 Jatipadang, Pasar Minggu, atas nama Mahdiana.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X