Kompas.com - 27/01/2014, 21:09 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Lion Mentari Airlines pemilik Lion Air berencana untuk melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) tahun 2015 mendatang.

Wall Street Journal, Senin (27/1/2014) memberitakan, Rusdi Kirana, Chief Executive Officer (CEO) Lion Air mengatakan perseroan akan IPO tahun 2015, karena tahun ini belum memungkinkan bagi perusahaanya untuk IPO. Hal itu disampaikan saat meresmikan hanggar perusahaannya di kota Batam, hari ini.

Sayangnya Rusdi tidak menjelaskan detail rencana IPO tersebut. Selain merencanakan IPO, maskapai swasta terbesar Indonesia itu mengumumkan rencana pergantian pesanan spesifikasi pesanan pesawat yang dipesan dari Boeing.

Lion Air berencana untuk melakukan negosiasi ulang atau mengganti pesanan pembelian pesawat yang lebih besar. Perusahaan menyatakan, ingin mengganti pesawat yang lebih besar agar bisa melayani rute domestik saat keterbatasan slot bandara, terutama tujuan Jakarta – Medan.

Saat ini, Lion Air memiliki 700 pesawat dan berharap bisa memesan 1.000 pesawat dalam waktu 2-3 tahun mendatang. Saat ini, Lion sudah memesan 230 pesawat Boeing 737 dan sebanyak 234 pesawat Airbus. (Asnil Bambani Amri)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.