Kompas.com - 29/01/2014, 10:08 WIB
Rizal Ramli KOMPAS.com/Indra AkuntonoRizal Ramli
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Menteri Koordinator Perekonomian Rizal Ramli menilai PT Freeport Indonesia telah berbohong akan melakukan PHK pegawainya. Hal itu disebabkan karena pembangunan pabrik pemurnian bahan tambang (smelter) yang membutuhkan anggaran besar.

"Ancaman PHK dari Freeport itu bohong," ujar Rizal di Hotel Ritz Carlton, Selasa (28/1/2014).

Rizal menilai Freeport akan menuruti kemauan pemerintah untuk membangun pabrik smelter. Pasalnya Freeport dinilai meraup keuntungan paling besar di Indonesia jika dibandingkan negara-negara penghasil tambang lainnya.

"Keuntungan paling besar Freeport ada di Indonesia bukan Chile, atau Brazil," ungkap Rizal.

Rizal pun setuju dengan penerapan UU Minerba no.4 tahun 2009 yang mengharuskan semua perusahaan minerba melakukan pemurnian terlebih dahulu jika ingin melakukan ekspor. Namun Rizal kecewa, karena perusahaan kecil yang baru merintis bisnis di sektor minerba harus mendapat pengecualian.

"Sayangnya pukul rata yang perusahaan kecil suruh bangun. Harusnya perusahaan besar diwajibkan tapi yang besar malah proses, dikecualikan," ungkap Rizal. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.