The Fed Pangkas Stimulus, Bursa di Kawasan Asia Berjatuhan

Kompas.com - 30/01/2014, 14:39 WIB
Ilustrasi : Para pejalan kaki melewati sebuah papan elektronik yang memajang perkembangan di bursa saham Jepang. KAZUHIRO NOGI / AFPIlustrasi : Para pejalan kaki melewati sebuah papan elektronik yang memajang perkembangan di bursa saham Jepang.
EditorBambang Priyo Jatmiko

HONG KONG, KOMPAS.com - Bursa saham di kawasan Asia melorot, merespons kebijakan Federal Reserve yang kembali memangkas stimulus bagi perekonomian Amerika Serikat menjadi  65 miliar dollar AS per bulan mulai Februari 2014.

Di sisi lain, nilai tukar dollar AS dan euro turun terhadap yen, karena para investor mengalokasikan dananya ke portofolio yang lebih aman. Hal ini juga dipicu oleh data manufaktur China yang mengalami kontraksi pada Januari.

Bursa Tokyo menyelam 2,45 persen, atau 376,85 poin, dan ditutup di posisi 15.007,06. Sekaligus memimpin pelemahan bagi bursa-bursa di kawasan Asia.

Sementara itu, bursa Sydney turun 0,78 persen, atau 40,9 poin, dan ditutup di posisi 5.188,1, sedangkan bursa Hong Kong kehilangan 0,48 persen atau 106,19 poin, dan terparkir di posisi 22.035.42 pada perdagangan sesi I hari ini.

Demikian juga yang terjadi pada bursa Singapura yang turun sebesar 0,68 persen, dan bursa Manila kehilangan 0,75 persen. Adapun IHSG pada pukul 14.20 telah turun sekitar 0,68 persen. Bursa Taipei dan Seoul tutup karena libur jelang Imlek.

Wall Street pada penutupan perdagangan dini hari tadi, Wall Street turun menyusul keputusan The Fed yang kembali memangkas program pembelian obligasi pemerintah AS sebesar 10 miliar dollar AS menjadi 65 miliar dollar AS.

Setelah pengumuman tersebut, investor bergegas meninggalkan pasar negara-negara berkembang.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X