Biaya Pembangunan Landasan Pacu Bandara Samarinda Baru dari Swasta

Kompas.com - 04/02/2014, 07:15 WIB
Ilustrasi Landasan Pacu Bandara KOMPAS.com/Indra AkuntonoIlustrasi Landasan Pacu Bandara
|
EditorPalupi Annisa Auliani
SAMARINDA, KOMPAS.com – Bandara Samarinda Baru (BSB) kini memasuki tahap pembangunan landasan pacu (runway). Pembangunannya akan melibatkan pihak ketiga.

“Untuk runway memerlukan dana Rp 500 miliar sampai Rp 600 miliar, akan ditanggung PT Persada Investama sebagai pihak ketiga yang terlibat kerja sama pembangunan BSB,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Timur, Zairin Zain, Senin (3/2/2014).

Zairin mengatakan pada tahap awal akan dibangun landasan pacu sepanjang 1,2 kilometer. Dia mengatakan total panjang landasan pacu yang akan dibangun untuk bandara ini adalah 2,5 kilometer dengan total perkiraan anggaran Rp 1,1 triliun.

Menurut Zairin, setelah landasan pacu sepanjang 1,2 kilometer rampung, tahap berikutnya akan dibangun untuk panjang landasan mencapai 1,6 kilometer. Tahap berikutnya untuk pembangunan hingga panjang runway mencapai 2,1 kilometer dan tahap terakhir untuk 2,5 kilometer.

Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak mengatakan sudah ada kesepakatan bahwa pembangunan "sisi udara" bandara akan melibatkan swasta sebagai pihak ketiga. Karenanya, ujar dia, pembangunan bagian tersebut tak akan menggunakan alokasi dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kalimantan Timur.

“BSB sudah clear, kami sudah kerja sama dengan PT Persada Investama (dan) grup Panin, untuk membangun sisi udaranya,” kata Awang (3/2/2014). Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut dilakukan dengan Dinas Perhubungan Kalimantan Timur.

Pelibatan pihak ketiga, Awang mengatakan dana dalam APBD Kalimantan Timur yang semula hendak dialokasikan untuk pembangunan bagian bandara ini dapat dipakai untuk program lain yang lebih mendesak. “Pembangunan awal akan dilaksanakan pada 24 Maret 2014 mendatang. Akan ada acara seremonial untuk ground breaking sisi udara BSB,” imbuh dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Awang menolak menjelaskan soal besaran alokasi dana pembangunan bandara. "Kalau soal dana, saya tidak bisa berkomentar banyak. Silakan tanya saja ke Dinas Perhubungan. Intinya dengan bekerja sama melibatkan pihak swasta. Sebab ABBD bisa kami alihkan untuk keperluan banjir dan untuk yang lain-lainnya,” tepis dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.