Gita Sebut Isu Beras Impor Vietnam Bermuatan Politis

Kompas.com - 04/02/2014, 20:48 WIB
Peserta Konvensi Partai Demokrat Gita Wirjawan (kiri) meminum kopinya sambil menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Senayan, Jakarta, Jumat (31/1/2014). Gita mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Perdagangan pada hari ini dan akan fokus pada aktivitasnya sebagai peserta Konvensi Demokrat. TRIBUNNEWS/DANY PERMANAPeserta Konvensi Partai Demokrat Gita Wirjawan (kiri) meminum kopinya sambil menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Senayan, Jakarta, Jumat (31/1/2014). Gita mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Perdagangan pada hari ini dan akan fokus pada aktivitasnya sebagai peserta Konvensi Demokrat.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko


JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal calon Presiden dari Partai Demokrat Gita Wirjawan menilai persoalan impor beras dari Vietnam dipolitisasi karena dikaitkan dengan pengunduran dirinya sebagai Menteri Perdagangan. Padahal, menurut Gita, faktanya berdasarkan hasil uji dua laboratorium, beras yang beredar di pasar induk Cipinang adalah jenis premium, bukan medium seperti yang diisukan.

"Tentunya ini membuktikan bahwa sangat dipolitisir beberapa hari terakhir ini. Bahkan, ada juga teman-teman yang politisasi seakan-akan ini kaitannya ada dengan keputusan saya mengundurkan diri. Ini semakin lucu aja," kata Gita di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (4/2/2014).

Gita menegaskan, pengunduran dirinya dari Kabinet karena ingin fokus di Konvensi Partai Demokrat. Gita menolak disebut lari dari tanggung jawab sebagai menteri.

Selain itu, menurut Gita, bukan kali ini saja muncul kisruh di Kementerian Perdagangan yang bermuatan politis. Sebelumnya, kata dia, ada tuduhan dugaan penyelewengan bawang putih impor dan kedelai.

“Sebelum beras apa? kedelai. Sebelum kedelai apa? bawang putih. Sebelum itu adalah daging sapi. Ya, ini memang sudah ranah politik. Jadinya kalau pun saya di sini, saya juga masih dipolitisir. Kalau saya sudah keluar, seakan-akan dikaitkan,” kata Gita.

Gita  mengaku akan menelusuri pihak yang telah menebar isu tersebut. Gita meyakini, setelah ia tak lagi menjabat Menteri Perdagangan, Kementerian pun akan mampu menyelesaikan masalah tersebut.

“Saya akan telusuri siapa ini yang punya kepentingan untuk mempolitisir hal-hal seperti ini. Dan saya selama ini berkeyakinan kelembagaan yang ada di Kemendag ini sangat bisa menyelesaikan urusan-urusan seperti ini. Mungkin pesannya adalah kali kalau mau politisir sesuatu gunakanlah fakta bukan gosip atau rumor,” ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti diberitakan, hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh Sucofindo dan Pusat Pengawasan Mutu Barang (PPMB) Kementerian Perdagangan menyatakan bila beras yang beredar di pasar induk Cipinang tersebut adalah jenis khusus atau premium.

Meski demikian, hasil pengujian laboratorium dari beras yang beredar di pasar Cipinang tersebut masih sebagian dari tahapan untuk membuktikan keabsahan dari jenis barang yang diizinkan. Setelah ini, Kemendag akan melanjutkan dengan pengujian dari para ahli dan akademisi.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X