Kompas.com - 05/02/2014, 13:06 WIB
Ilustrasi industri pengolahan. KOMPAS/A HANDOKOIlustrasi industri pengolahan.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja melansir pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2013 sebesar 5,78 persen, lebih rendah dibanding pertumbuhan ekonomi 2012 yang mencapai 6,23 persen, dan 2011 yang mencapai 6,5 persen.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, terjadi pertumbuhan di semua sektor. Adapun tiga sektor sumber terbesar pertumbuhan ekonomi 2013 ada pada sektor industri pengolahan, sektor perdagangan, hotel, dan restoran, serta sektor pengangkutan dan komunikasi.

"Industri pengolahan menyumbang 1,42 persen, dari 5,78 persen. Sektor perdagangan, hotel, dan restoran kontribusinya 1,07 persen, serta sektor pengangkutan dan komunikasi menyumbang 1,03 persen," kata Suryamin, di Jakarta, Rabu (5/2/2014).

Dia memaparkan, laju pertumbuhan industri pengolahan sepanjang 2013 mencapai 5,56 persen, dengan nilai Rp 707,5 triliun. Sementara itu, laju pertumbuhan sektor perdagangan, hotel dan restoran mencapai 5,93 persen, dengan nilai Rp 501,2 triliun.

Sektor pengangkutan dan komunikasi yang sepanjang 2013 mencatat laju pertumbuhan paling kencang, sebesar 10,19 persen, nilainya Rp 292,4 triliun. Suryamin mengatakan, pertumbuhan gadget mendorong pertumbuhan sektor ini.

"Saya ingin sampaikan sebagai tambahan, industri pengolahan menyerap 14,88 juta orang. Sedangkan, sektor perdagangan, hotel, dan restoran 34,74 juta orang," pungkas Suryamin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X