Persidangan Perkara Kartel Bawang Telah Rampung

Kompas.com - 06/02/2014, 14:35 WIB
Buruh kupas bekerja mengupas Bawang Putih impor dari China di Pasar Induk Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu. KOMPAS/PRIYOMBODOBuruh kupas bekerja mengupas Bawang Putih impor dari China di Pasar Induk Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Proses persidangan perkara dugaan kartel bawang putih sudah usai. Hal itu, ditandai dengan penyerahan kesimpulan dari investigator dan terlapor. Demikian disampaikan komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Kamser Lumbanradja, ditemui usai sidang, di Jakarta, Kamis (6/2/2014),

"Proses persidangan sudah selesai. Investigator yang menggugat sudah menyerahkan kesimpulannya, terlapor juga," kata dia.

Kamser mengatakan, dari sebanyak 22 terlapor, hanya 14 yang hadir dalam sidang kali ini, serta hanya sembilan yang menyerahkan kesimpulan. Menurut Kamser, kendala dari terlapor sehingga tidak memberikan kesimpulan disebabkan penyusunannya dilakukan sendiri.

"Ada yang mengerjakan sendiri. Saya paham kalau pelaku usaha perlu waktu untuk menyusun kesimpulan," terang Kamser.

Komisioner KPPU, Sarkawi Rauf mengatakan, para terlapor yang belum menyerahkan kesimpulan masih diberikan kesempatan selama seminggu untuk melengkapi.

"Yang menyerahkan ada sembilan, tapi yang hadir 14. Lima terlapor yang tidak hadir kita kasih waktu satu minggu," kata dia.

Sebagai informasi, dalam kasus dugaan kartel bawang putih tersebut terdapat 22 terlapor yang terdiri dari 19 importir dan 3 pimpinan instansi, yakni Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Bachrul Chairi, dan Kepala Badan Karantina Kementerian Pertanian Banun Harpini. Tiga terlapor dari instansi pemerintah tidak hadir dalam sidang kali ini.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X