Kompas.com - 13/02/2014, 13:39 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorErlangga Djumena


JAKARTA, KOMPAS.com -
Bandara Internasional Kertajati, Majalengka ditargetkan mulai beroperasi pada 2016. Untuk tahun ini, bandara Kertajati memasuki tahap pembangunan fisik.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri Sunoko menjelaskan, pembangunan fisik dimulai dengan pembebebasan lahan sepanjang 4.000 meter dan lebar 60 meter untuk runway pesawat.

"Ya semoga 2016 sudah bisa terbang perdana," ujar Tri di acara seminar The Future Plan and Design for Airport City & Aetropolis di Hotel Pullman, Kamis (13/2/2014).

Dalam pembangunan bandara Kertajati, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah mengajak Angkasa Pura II untuk mengelola. Dengan dukungan tersebut, pihak Pemerintah Jawa Barat membantu dalam pembebasan lahan sebanyak 700 hektar.

"Tahun ini lebih dari 1.000 hektar bisa dibebaskan," papar Tri Sunoko.

Untuk mempercepat pembangunan bandara Kertajati, Tri menjelaskan akan membuat tim khusus seperti anak usaha dari Pemprov Jabar dan AP II. Kesepakatan antara kedua belah pihak pun sudah ditandatangani.

"Tim teknis nanti akan mengatur pembangunan semuanya," jelas Tri. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X