Kemenhub Pertanyakan Rencana Merpati Terbang ke Jeddah

Kompas.com - 13/02/2014, 15:33 WIB
Pesawat Boeing 737 Merpati di Merauke, Papua. BARRY KUSUMAPesawat Boeing 737 Merpati di Merauke, Papua.
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan belum mengerti pasti rencana bisnis PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) yang kabarnya akan melayani penerbangan umrah ke Jeddah tahun ini.

Dirjen Perhubungan Udara, Kemenhub, Herry Bakti mengatakan, Kemenhub pun tidak bisa asal memberikan izin terbang ke Jeddah. Butuh perizinan yang menyangkut otoritas Saudi Arabia.

"Pertama izin ke Saudi. Kan ada prosesnya, kita kirim surat melalui Kemenlu ke Saudi bahwa ada tambahan airlines kita. Ini bilateral. Jadi enggak bisa langsung kita kasih izin begitu saja. Apakah sana (Saudi) setuju, kan kita belum tahu. Saudi juga belum tentu setuju kan," kata Herry di Jakarta, Kamis (13/2/2014).

Kendati demikian Herry mengakui permohonan izin Merpati sudah masuk ke Kemenhub pekan lalu. Namun, ia belum mengerti pasti bagaimana operasional penerbangan Jeddah tersebut. Pasalnya, lanjut Herry, Merpati menggandeng maskapai lain asal Portugal dalam skema kerjasama operasi.

Ia menambahkan, Kemenhub juga belum mengetahui apakah izin terbang tersebut akan menggunakan air operatoir certificate (AOC) Merpati atau AOC milik mitranya. Untuk meminta kejelasan ini, Herry mengaku sudah memanggil manajemen Merpati.

Namun, sampai sekarang belum ada pihak Merpati yang menjelaskan detail bisnis penerbangan umroh ke Kemenhub.

"Mana kontraknya, seperti apa. Presentasi dulu donk ke kita. Baru bisa kita kasih izin. Kalau belum tahu barangnya, masa mau kita kasih izin," kata Herry.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Direktur Utama Merpati Captain Asep Eka Nugraha mengatakan (KSO) yang paling siap saat ini adalah penerbangan umroh ke Jeddah. "Penerbangan umroh ini adalah satu potensi yang bisa dikembangkan," kata dia di Jakarta, Senin (10/2/2014).

Penerbangan ke Jeddah ditargetkan akan beroperasi akhir Februari 2014, atau paling lambat awal Maret 2014 dengan menggunakan pesawat Boeing 707. Menteri BUMN Dahlan Iskan berharap banyak dengan fligth umroh tersebut.

Dia memaparkan nantinya kerjasama itu akan menggunakan pesawat 100 seaters Merpati untuk penerbangan (feeder) dari Padang ke Medan. "Kemudian berganti pesawat lain untuk penerbangan Medan-Jeddah," ujar Dahlan, Selasa (11/2/2014).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PT Ferron Par Pharmaceuticals Pasang PLTS 3.000 Meter Persegi di Cikarang

PT Ferron Par Pharmaceuticals Pasang PLTS 3.000 Meter Persegi di Cikarang

Rilis
Masih Dibayangi Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Menguat, Rupiah Stagnan

Masih Dibayangi Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Menguat, Rupiah Stagnan

Whats New
Ekspor Dilarang, KKP Selamatkan Rp 138,4 Miliar dari Penyelundupan Benih Lobster

Ekspor Dilarang, KKP Selamatkan Rp 138,4 Miliar dari Penyelundupan Benih Lobster

Whats New
Kurs Rupiah di 5 Bank Hari Ini

Kurs Rupiah di 5 Bank Hari Ini

Whats New
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Whats New
Dideportasi dari Malaysia, 145 Pekerja Migran Bermasalah Langsung Dikarantina

Dideportasi dari Malaysia, 145 Pekerja Migran Bermasalah Langsung Dikarantina

Whats New
Kasus Covid-19 Tinggi, Penerbangan dari Indonesia Dilarang Masuk Hong Kong Mulai Hari Ini

Kasus Covid-19 Tinggi, Penerbangan dari Indonesia Dilarang Masuk Hong Kong Mulai Hari Ini

Whats New
[POPULER MONEY] BPK Minta BP Jamsostek Lepas Sejumlah Saham | Cara Cek NIK KTP Secara Online

[POPULER MONEY] BPK Minta BP Jamsostek Lepas Sejumlah Saham | Cara Cek NIK KTP Secara Online

Whats New
Pelni Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 Perkapalan, Ini Cara Daftarnya

Pelni Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 Perkapalan, Ini Cara Daftarnya

Whats New
Fitur Biometrik Dikembangkan, Buka Rekening di BSI Mobile Tak Sampai 5 Menit

Fitur Biometrik Dikembangkan, Buka Rekening di BSI Mobile Tak Sampai 5 Menit

Rilis
Dalam Forum G20-LEMM, Sekjen Kemenaker Paparkan 4 Komitmen RI Terkait Isu Ketenagakerjaan

Dalam Forum G20-LEMM, Sekjen Kemenaker Paparkan 4 Komitmen RI Terkait Isu Ketenagakerjaan

Rilis
Kerap Dicatut, KSEI Tegaskan Tak Pernah Tawarkan Investasi

Kerap Dicatut, KSEI Tegaskan Tak Pernah Tawarkan Investasi

Whats New
13 Sektor Industri Minta Jatah Gas Subsidi

13 Sektor Industri Minta Jatah Gas Subsidi

Whats New
RUU Perlindungan Data Pribadi dan Monetisasi Jejak Digital Pengguna

RUU Perlindungan Data Pribadi dan Monetisasi Jejak Digital Pengguna

Whats New
Asrama Haji Pondok Gede Disulap Jadi Lokasi Perawatan Pasien Covid-19

Asrama Haji Pondok Gede Disulap Jadi Lokasi Perawatan Pasien Covid-19

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X