Kompas.com - 20/02/2014, 07:50 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi ambil untung diproyeksikan mengintai pergerakan bursa saham di Bursa Efek Indonesia, Kamis (20/2/2014). Sentimen negatif datang dari bursa global dan regional.

Pasar saham Wall Street semalam waktu Indonesia ditutup turun pascakepastian bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, melanjutkan pengurangan paket stimulus (tapering).

Indeks Dow Jones ditutup melemah 0,56 persen, sementara indeks S&P 500 bergerak terkoreksi 0,65 persen. Indeks saham di berbagai negara Asia pagi ini juga dibuka melemah.

Indeks Nikkei 225 di Jepang tercatat turun 0,52 persen, sementara Indeks Komposit KOSPI di Korea Selatan terkoreksi 0,20 persen.

IHSG ditutup positif kemarin 36 poin (0,8 persen) ke level 4.592 setelah bergerak di kisaran 4.559-4.592. Sebanyak 148 saham naik, 131 turun, 104 tidak bergerak, dan 146 tidak diperdagangkan.

Transaksi dibukukan sebesar Rp 7,06 triliun, terdiri dari transaksi di pasar reguler sebesar Rp 6,03 triliun dan transaksi di pasar negosiasi sebesar Rp 1,02 triliun.

Secara total, investor asing membukukan aksi beli bersih (nett buy) Rp 1,08 triliun, sedangkan di pasar reguler aksi nett buy investor asing dibukukan Rp 1,02 triliun.

Riset Asjaya Indosurya Securities memroyeksikan IHSG hari ini berada pada rentang 4.533–4.616. Kemarin IHSG berhasil mendobrak kembali level tertinggi sejak November 2013 dan kekuatan naik masih terlihat cukup besar.

Capaian ini menunjukkan potensi kenaikan lanjutan untuk IHSG masih terbuka cukup lebar menuju target resistance 4.611 semakin terlihat di depan mata. Asjaya berpendapat target itu niscaya terwujud dalam waktu dekat, dengan catatan support kuat pada level 4.484 harus tetap terjaga baik.

Saat bersamaan arus capital inflow juga masih dalam tahap stabil -tercatat dari awal januari 2014 hingga saat ini berada di atas Rp 7 trilliun- atau setara dengan 25 persen capital outflow pada 2013.

Support terdekat saat ini berada pada level 4.533. Secara umum IHSG sedang berusaha mengkonfirmasi pola uptrend untuk timeframe investasi jangka menengah. Pilihan saham adalah EXCL, TLKM, ASII, BBNI, ROTI, UNTR, ANTM, SGRO, dan SIMP.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.