Bandara Soekarno-Hatta Tersibuk ke-8 di Dunia

Kompas.com - 20/02/2014, 18:48 WIB
Calon penumpang memadati pintu keberangkatan Terminal 1 B Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Calon penumpang memadati pintu keberangkatan Terminal 1 B Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) tercatat sebagai bandara tersibuk ke-8 di dunia pada 2013 berdasarkan Airport World yang merupakan media resmi dari Airport Council International.

Peringkat Soekarno-Hatta naik 1 peringkat dibandingkan tahun 2012. Pada 2013, Bandara Soekarno-Hatta tercatat lebih sibuk dibandingkan dengan Bandara Charles de Gaulle di Paris, Prancis, dan Bandara Dallas/Forth Worth di Texas, Amerika Serikat.

Sepanjang tahun lalu, jumlah pergerakan penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencapai 62,1 juta penumpang, meningkat 3,5 persen dibandingkan tahun 2012 mencapai 60 juta penumpang.

“Posisi Bandara Internasional Soekarno-Hatta di peringkat ke-8 dunia dan ke-4 di Asia Pasifik ini menandakan pertumbuhan industri penerbangan yang cukup signifikan di Indonesia. Rata-rata pertumbuhan industri penerbangan nasional memang mencapai 2,5 kali dari pertumbuhan ekonomi,” kata Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura II Daryanto dalam keterangan resmi, Kamis (20/2/2014).

Bandara tersibuk di dunia tetap Bandara Hartsfield Jakcson di Atlanta, AS, dengan jumlah pergerakan penumpang 94,4 juta penumpang. Bandara Soekarno-Hatta juga tercatat sebagai bandara tersibuk ke-4 di kawasan Asia Pasifik setelah Beijing Capital International Airport, Haneda International Airport di Tokyo, dan Dubai International Airport.

Daryanto menuturkan, PT Angkasa Pura II juga telah memiliki rencana induk pengembangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk menghadapi pertumbuhan jumlah penumpang pesawat.

“Terminal 1 dan Terminal 2 akan direvitalisasi dari masing-masing berkapasitas 9 juta penumpang menjadi masing-masing berkapasitas 18 juta penumpang dan 19 juta penumpang. Sementara itu, Terminal 3 yang berkapasitas 4 juta penumpang juga tengah dikembangkan menjadi 25 juta penumpang dimana ditargetkan bisa mulai dioperasikan pada 2015,” jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X