Kekurangan Pasokan Cabai, Indonesia Kesulitan Impor

Kompas.com - 20/02/2014, 21:02 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan M Lutfhi mengaku kesulitan mencari produk cabai untuk diimpor.

Indonesia disebutkan harus mengimpor lantaran pasokan cabai di dalam negeri sebagian besar rusak akibat erupsi Gunung Kelud.

"Produk cabai itu susah cari impornya, gak ada gantinya itu," ujar Lutfhi di Indonesian Fashion Week, di JCC, Kamis (20/2/2014).

Lutfhi menjelaskan alasan cabai susah diimpor, karena produk dari luar negeri jenisnya tidak sama dengan kebutuhan di dalam negeri. Lutfhi tak ingin cabai yang rusak diganti cabai bubuk dari luar negeri.

"Orang Indonesia kan nggak mau makan cabai tapi diganti menjadi cabai bubuk. Jadi sulit substitusinya," jelas Lutfhi.

Rencananya pemerintah akan mencari pasokan cabai dengan memaksimalkan produksi dalam negeri. Dalam hal ini pasokan cabai akan di suplai dari pulau-pulau lain di luar pulau Jawa. "Jika mungkin bagaimana kita mengerjakan antarpulau," ungkap Lutfhi.

Dari data Kementerian Perdagangan, 20 persen produksi cabai ada di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Akibat dari erupsi Gunung Kelud, lahan petani cabai rusak dan mengakibatkan gagal panen. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Perusahaan yang 'Monopoli' Bisnis Mesin Pesawat di Dunia, Bukan Boeing atau Airbus

3 Perusahaan yang 'Monopoli' Bisnis Mesin Pesawat di Dunia, Bukan Boeing atau Airbus

Whats New
Kurs Rupiah Melemah, Dollar AS Kembali ke Rp 14.700

Kurs Rupiah Melemah, Dollar AS Kembali ke Rp 14.700

Spend Smart
Boeing Tidak Mengajukan Klaim PKPU, Garuda Tak Perlu Bayar Utang?

Boeing Tidak Mengajukan Klaim PKPU, Garuda Tak Perlu Bayar Utang?

Whats New
Pemerintah Lelang 7 Seri SUN Besok, Cek Tingkat Kuponnya

Pemerintah Lelang 7 Seri SUN Besok, Cek Tingkat Kuponnya

Spend Smart
Turun Rp 2.000 Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini

Turun Rp 2.000 Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Awal Sesi, IHSG Fluktuatif

Awal Sesi, IHSG Fluktuatif

Whats New
Viral Pegawainya Dipaksa Minta Maaf karena Sebar Video Pencuri Cokelat, Ini Respons Alfamart

Viral Pegawainya Dipaksa Minta Maaf karena Sebar Video Pencuri Cokelat, Ini Respons Alfamart

Whats New
Bisnis Ponselnya Remuk Redam, BlackBerry Terjun ke Otomotif

Bisnis Ponselnya Remuk Redam, BlackBerry Terjun ke Otomotif

Whats New
Syarat Naik Kereta Api Mulai Hari Ini: Usia di Atas 18 Tahun Baru Vaksin Dosis 2 Wajib Tes PCR

Syarat Naik Kereta Api Mulai Hari Ini: Usia di Atas 18 Tahun Baru Vaksin Dosis 2 Wajib Tes PCR

Whats New
Syarat Terbaru Naik Kereta Api, Berlaku Mulai 15 Agustus 2022

Syarat Terbaru Naik Kereta Api, Berlaku Mulai 15 Agustus 2022

Whats New
5 Tahap “FOCUS” Membidik Kesuksesan (Bagian Terakhir 8 Artikel Seri Green Ocean Strategy)

5 Tahap “FOCUS” Membidik Kesuksesan (Bagian Terakhir 8 Artikel Seri Green Ocean Strategy)

Smartpreneur
Sandiaga Uno Beri Stimulus hingga Rp 50 Juta bagi Pelaku Ekraf Film dan Fotografi

Sandiaga Uno Beri Stimulus hingga Rp 50 Juta bagi Pelaku Ekraf Film dan Fotografi

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Kenali Trik-trik Investasi Bodong yang Paling Sering Digunakan

Kenali Trik-trik Investasi Bodong yang Paling Sering Digunakan

Earn Smart
Lowongan Kerja BUMN Indah Karya Ada 19 Posisi, Simak Persyaratannya

Lowongan Kerja BUMN Indah Karya Ada 19 Posisi, Simak Persyaratannya

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.