Kompas.com - 24/02/2014, 13:14 WIB
Otoritas Jasa Keuangan KONTANOtoritas Jasa Keuangan
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama kurang lebih setahun beroperasi regulator, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerima setidaknya 9.000 pelaporan dan pengaduan masyarakat terkait industri jasa keuangan.

"Sudah 9.000 pengaduan yang sudah diterima OJK, atau 9.000 pelaporan. Dari yang masuk itu paling banyak sebetulnya mencari informasi," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Haddad di Jakarta, Senin (24/2/2014).

Muliaman mengaku, merupakan sebuah kemajuan bila semakin banyak masyarakat yang mencari informasi tentang industri jasa keuangan. Saat ini masyarakat semakin mudah mencari informasi tentang industri keuangan karena bisa bertanya pada OJK.

"Kalau dulu masyarakat sulit mencari informasi kalau ditawari produk keuangan, sekarang kalau masyarakat tidak terlalu yakin sekarang mudah dan bertanya ke OJK," ujar dia.

Untuk itu, OJK akan terus memantau proses pemberian informasi kepada masyarakat. Ini berguna agar ke depan masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar dan sesuai sehingga dapat memilih produk keuangan yang sesuai.

"Mudah-mudahan komunikasi yang diberikan mengurangi kerugian di masa depan. Dan saya kira nanti terus kita pantau pemberian informasi itu. Saya yakini pemberian informasi itu akan sangat bermanfaat dalam mengambil keputusan mengambil produk keuangan," jelas Muliaman.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X