Zuckerberg: Harga WhatsApp di Atas Rp 223 Triliun

Kompas.com - 25/02/2014, 14:49 WIB
Pendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg Stephen Lam/ReutersPendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg
EditorBambang Priyo Jatmiko

BARCELONA, KOMPAS.com — Pendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg, menyatakan bahwa harga WhatsApp di atas 19 miliar dollar AS (Rp 223 triliun) karena potensi bisnis yang akan diraih aplikasi kirim pesan tersebut.

Dia menyebutkan, pembelian WhatsApp mewujudkan mimpinya untuk bisa menghubungkan jejaring sosial tersebut dengan platform pesan.

Pekan lalu, Facebook menuntaskan akuisisi WhatsApp senilai 19 miliar dollar AS atau sekitar Rp 223 triliun. Sejumlah analis menilai, harga tersebut kemahalan. Sebagaimana yang disebutkan oleh analis Rob Enderle, pembelian itu menunjukkan bahwa Facebook sedang frustasi.

Lantas apa kata Zuckerberg? "Hampir setengah miliar orang di dunia menggunakan WhatsApp untuk berkirim pesan, dan sejauh ini merupakan aplikasi yang paling disukai untuk perangkat mobile," ujarnya, sebagaimana dikutip dari CNBC, Selasa (25/2/2014).

Dia menyebutkan, sekitar 70 persen orang di muka bumi ini menggunakan WhatsApp setiap harinya. Aplikasi tersebut, ujar Zuckerberg, sebentar lagi akan memiliki 1 miliar pengguna di seluruh dunia.

"Karena itu, saya rasa nilai WhatsApp lebih dari 19 miliar dollar AS. Saat ini memang susah untuk memastikannya karena pendapatan WhatsApp memang masih rendah. Saya mungkin saja salah. Namun, ada kesempatan untuk bisa tumbuh lebih baik," lanjutnya.

Baca tentang


Sumber CNBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menhub Minta Masyarakat Tidak Pergi Bersamaan di H+2 Lebaran

Menhub Minta Masyarakat Tidak Pergi Bersamaan di H+2 Lebaran

Whats New
Harga Daging Sapi Melonjak Sampai Rp 170.000/Kg

Harga Daging Sapi Melonjak Sampai Rp 170.000/Kg

Whats New
Simak Jadwal KRL Jabodetabek dan KRL Yogya-Solo Saat Lebaran

Simak Jadwal KRL Jabodetabek dan KRL Yogya-Solo Saat Lebaran

Whats New
Seperti Apa Kehidupan Ekonomi Warga Palestina?

Seperti Apa Kehidupan Ekonomi Warga Palestina?

Whats New
KRL Yogyakarta-Solo Tetap Beroperasi saat Libur Lebaran

KRL Yogyakarta-Solo Tetap Beroperasi saat Libur Lebaran

Whats New
[TREN OLAHRAGA KOMPASIANA] Inter Milan Diambang Kebangkrutan | Perebutan Jatah Liga Champions di Liga Inggris | Child Abuse Olahraga Gymnastic

[TREN OLAHRAGA KOMPASIANA] Inter Milan Diambang Kebangkrutan | Perebutan Jatah Liga Champions di Liga Inggris | Child Abuse Olahraga Gymnastic

Rilis
[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] Tantangan bagi yang Punya Target Hidup | 4 Cara Efektif dalam Membuat Keputusan yang Lebih Baik | Syarat Absurd Lowongan Kerja

[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] Tantangan bagi yang Punya Target Hidup | 4 Cara Efektif dalam Membuat Keputusan yang Lebih Baik | Syarat Absurd Lowongan Kerja

Rilis
Ada Larangan Mudik, Pengusaha Rest Area Rugi Rp 20 Miliar

Ada Larangan Mudik, Pengusaha Rest Area Rugi Rp 20 Miliar

Whats New
Penutupan Outlet Tanpa PHK, BNI: Karyawan Bakal Dipindahkan atau Dialihfungsikan

Penutupan Outlet Tanpa PHK, BNI: Karyawan Bakal Dipindahkan atau Dialihfungsikan

Whats New
H-1 Lebaran, Posko THR Kemnaker Tampung 977 Aduan Masyarakat

H-1 Lebaran, Posko THR Kemnaker Tampung 977 Aduan Masyarakat

Rilis
Pengusaha Tak Bayar THR Pegawai, Siap-siap Kena Sanksi dan Denda

Pengusaha Tak Bayar THR Pegawai, Siap-siap Kena Sanksi dan Denda

Whats New
Larangan Mudik, Omzet Tenant di Rest Area Anjlok tetapi Tak Bisa Tutup...

Larangan Mudik, Omzet Tenant di Rest Area Anjlok tetapi Tak Bisa Tutup...

Whats New
BSI Siapkan Dana Rp 6,37 Triliun Saat Lebaran 2021

BSI Siapkan Dana Rp 6,37 Triliun Saat Lebaran 2021

Rilis
Telkomsel Bertemu Huawei, Ini Kesepakatan yang Dihasilkan

Telkomsel Bertemu Huawei, Ini Kesepakatan yang Dihasilkan

Rilis
Penukaran Uang Baru Terbatas, Nasabah Pilih Tarik di ATM Pecahan Rp 20.000

Penukaran Uang Baru Terbatas, Nasabah Pilih Tarik di ATM Pecahan Rp 20.000

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X