Riau Air Harus Bayar Pesangon Mantan Karyawan Rp 1,9 Miliar

Kompas.com - 25/02/2014, 21:54 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorErlangga Djumena

PEKANBARU,  KOMPAS.com -   PT Riau Air Line (RAL) harus menunaikan kewajiban pembayaran pesangon mantan karyawannya senilai Rp 1,9 miliar. Pembayaran tersebut kemungkinan besar akan dilakukan melalui pelelangan aset RAL setelah dilakukan sita eksekusi. Demikian dikatakan kuasa hukum mantan karyawan RAL, Dien seperti dikutip Tribun, Selasa (25/2/2014). Menurutnya, sita eksekusi aset RAL menjadi langkah terakhir setelah proses sidang anmaning ketiga kalinya gagal dilaksanakan.

"Sita aset menjadi pilihan terakhir. Dan itu sudah diamini oleh pengadilan negeri Pekanbaru, " terangnya.

Sementara itu jajaran manajemen RAL belum memberikan konfirmasinya terkait proses persidangan yang berakhir dilakukannya sita eksekusi aset. Direktur Komersil RAL, Rvan Menzano enggan memberikan komentarnya.

Saat dihubungi Tribun, Revan meminta agar persoalan tersebut dikonfirmasi langsung ke dirut RAL Teguh Trianto. "Langsung ke pak Teguh saja, " demikian isi pesan singkat Revan.

Sementara itu, ponsel Teguh Trianto ketika dihubungi tidak lagi aktif. Nomor ponsel tersebut sebelumnya selalu aktif.

Pengadilan negeri Pekanbaru akan kabulkan sita aset PT Riau Air Line (RAL) sebagai ganti pesangon mantan karyawannya. Langkah itu diambil setelah sidang Anmaning ketiga terkait perkara manajemen RAL dengan mantan karyawannya, kembali gagal dilaksanakan. (Budi Rahmat)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X