Kompas.com - 27/02/2014, 12:29 WIB
Ilustrasi wayang TRIBUN JATENG/WAHYU SULISTIYAWANIlustrasi wayang
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Central Asia (BCA) Tbk bekerja sama dengan Kompas TV, Persatuan Pedalang Indonesia (Pepadi) dan juga Union Internationale de Marionette, menggelar pagelaran "Wayang Masuk Mall - Negeri Wayang Indonesia".

Pagelaran wayang ini diadakan sejak 27 Februari sampai 1 Maret 2014 di West Mall Grand Indonesia, Lantai 5.

Wakil Presiden Direktur BCA, Eugene Keith Galbraith mengungkapkan, pagelaran Wayang Masuk Mall merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bakti BCA bidang budaya dalam payung program "BCA untuk Wayang Indonesia". Program ini juga sekaligus memperkenalkan wayang kepada generasi muda Indonesia.

"Ini menjadi bukti komitmen BCA untuk melestarikan kebudayaan Indonesia yang indah. Kami berupaya membangkitkan kembali kepedulian masyarakat, khususnya para generasi muda untuk kembali menikmati wayang," kata Eugene dalam pidato pembukaan program Wayang Masuk Mall di Jakarta, Kamis (27/2/2014).

Dalam pagelaran ini, BCA mengundang beberapa dalang kenamaan untuk tampil dan menghibur para pengunjung. Di antaranya, Ki Jlitheng Suparman, S.S, Ki Benyek, Ki Tizar Purbaya dan Ki Sesomo.

Berbagai jenis pertunjukan wayang yang akan dibawakan oleh para dalang di antaranya adalah Wayang Potehi, Wayang Kampung Sebelah, Wayang Golek Betawi dan Wayang Hip Hop.

Selain pagelaran pertunjukan wayang, akan ada juga beragam acara yang tidak kalah menarik, selama tiga hari berlangsungnya program ini. Diantaranya adalah talkshow dengan Pepadi, workshop oleh Museum Wayang, workshop melukis wayang di kulit, workshop membatik, talkshow E-Wayang serta workshop batik. (Dea Chadiza Syafina)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Kontan
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dilema Negara Hadapi Ketidakpastian Global, Kendalikan Inflasi atau Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi

Dilema Negara Hadapi Ketidakpastian Global, Kendalikan Inflasi atau Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi

Whats New
BPJT: MLFF Diterapkan Bertahap di Beberapa Ruas Tol Akhir 2022

BPJT: MLFF Diterapkan Bertahap di Beberapa Ruas Tol Akhir 2022

Whats New
Video Viral Denda Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Rp 30 Juta, Ini Solusi dan Syarat untuk Meringankan Peserta

Video Viral Denda Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Rp 30 Juta, Ini Solusi dan Syarat untuk Meringankan Peserta

Whats New
Sektor Teknologi Masih Tertekan, Bagaimana Prospek Saham GOTO dan BUKA?

Sektor Teknologi Masih Tertekan, Bagaimana Prospek Saham GOTO dan BUKA?

Earn Smart
Alasan Ekspor Minyak Goreng Dicabut: Harganya Sudah Turun Jadi Rp 17.200

Alasan Ekspor Minyak Goreng Dicabut: Harganya Sudah Turun Jadi Rp 17.200

Whats New
Rupiah dan IHSG Menguat pada Penutupan Sesi I Perdagangan

Rupiah dan IHSG Menguat pada Penutupan Sesi I Perdagangan

Whats New
Lanjutkan Skema Pembayaran Prioritas, Nasabah Wanaartha Life Belum Puas

Lanjutkan Skema Pembayaran Prioritas, Nasabah Wanaartha Life Belum Puas

Whats New
Sri Mulyani Sebut RI Waspada Potensi Stagflasi, Apa Dampaknya ke Ekonomi?

Sri Mulyani Sebut RI Waspada Potensi Stagflasi, Apa Dampaknya ke Ekonomi?

Whats New
Dukung Net Zero Emission, PT SMI Gunakan Mobil Listrik

Dukung Net Zero Emission, PT SMI Gunakan Mobil Listrik

Rilis
Pemerintah Sebaiknya Pastikan Waktu Pembayaran Kompensasi ke Pertamina

Pemerintah Sebaiknya Pastikan Waktu Pembayaran Kompensasi ke Pertamina

Whats New
3.463 Unit Rumah Telah Selesai Dibangun dan Dihuni Korban Bencana di Sulawesi Tengah

3.463 Unit Rumah Telah Selesai Dibangun dan Dihuni Korban Bencana di Sulawesi Tengah

Rilis
Larangan Ekspor CPO Dicabut, Pemerintah Kembali Berlakukan Aturan DMO dan DPO

Larangan Ekspor CPO Dicabut, Pemerintah Kembali Berlakukan Aturan DMO dan DPO

Whats New
NIK Bakal Jadi NPWP Mulai Tahun Depan

NIK Bakal Jadi NPWP Mulai Tahun Depan

Whats New
Pedagang Pasar: Kami Belum Dapati Migor Curah Melimpah, HET Juga Belum Turun...

Pedagang Pasar: Kami Belum Dapati Migor Curah Melimpah, HET Juga Belum Turun...

Whats New
Asabri Link Perluas 1.000 Titik Layanan di Seluruh Indonesia

Asabri Link Perluas 1.000 Titik Layanan di Seluruh Indonesia

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.