Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bank BUMN Diminta Lakukan Hapus Tagih Kredit Debitur Korban Bencana

Kompas.com - 03/03/2014, 17:47 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi XI DPR merekomendasikan bank-bank BUMN dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang kemungkinan hapus tagih kredit debitur yang terkena dampak bencana erupsi Gunung Sinabung, banjir bandang di Manado, dan erupsi Gunung Kelud.

"Komisi XI merekomendasi kepada bank-bank BUMN dan OJK apabila mungkin melakukan hapus tagih kredit usaha rakyat (KUR) di daerah-daerah yang terkena bencana dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian," kata Ketua Komisi XI DPR Olly Dondokambey di Gedung DPR, Senin (3/3/2014).

Pada kesempatan sama, Wakil Ketua Komisi XI, Harry Azhar Azis meminta OJK tidak memasukkan debitur korban bencana alam tersebut ke daftar hitam bank, yang membuat mereka tak bisa memperoleh kredit di kemudian hari.

"Jangan sampai mereka yang kena bencana masuk dalam daftar hitam. OJK harus membuat aturan agar mereka tetap bisa dapat kredit," ujarnya.

Di samping itu, Harry mengharapkan OJK dapat memberi insentif kepada bank swasta yang memberikan keringanan debitur yang terkena bencana. Ke depan, kata dia, Komisi XI juga akan memberi jaminan kepada bank-bank BUMN yang menghapus kredit nasabah yang terkena dampak bencana.

"Bank BUMN biasanya takut dianggap kerugian negara. Nanti Komisi XI akan beri rekomendasi, kredit bank yang kena bencana dihapuskan dengan prinsip kehati-hatian. Tapi OJK juga harus  beri insentif kepada bank swasta yang memberi keringanan debitur yang terkena bencana," ujar Harry.

Terkait hal itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Haddad mengatakan pada dasarnya harus ada payung hukum yang mendasari penghapusan tagih kredit debitur yang terkena bencana.

"Harus ada payung hukum untuk hapus tagih ini. Keinginan sudah banyak. Mudah-mudahan ada upaya khusus menyelesaikan payung hukum ini," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lion Air Group Buka Lowongan Kerja Pramugari dan Pramugara, Simak Syaratnya

Lion Air Group Buka Lowongan Kerja Pramugari dan Pramugara, Simak Syaratnya

Work Smart
PLN Targetkan 31 Pulau 3T di Jatim Teraliri Listrik Akhir 2023

PLN Targetkan 31 Pulau 3T di Jatim Teraliri Listrik Akhir 2023

Whats New
Bappenas Buka Lowongan Kerja hingga 15 Februari 2023, Simak Persyaratannya

Bappenas Buka Lowongan Kerja hingga 15 Februari 2023, Simak Persyaratannya

Work Smart
Kementerian ESDM: Indonesia Miliki Potensi EBT 3.686 GW untuk Modal Transisi Energi

Kementerian ESDM: Indonesia Miliki Potensi EBT 3.686 GW untuk Modal Transisi Energi

Whats New
Pemkab Rote Ndao Sepakati Kerja Sama dengan Surga Marina Indonesia Kembangkan Kawasan Marina Terpadu

Pemkab Rote Ndao Sepakati Kerja Sama dengan Surga Marina Indonesia Kembangkan Kawasan Marina Terpadu

Rilis
Bank Milik Negara Cetak Laba Bersih Tertinggi Sepanjang Sejarah, BUMN Lain Bakal Menyusul

Bank Milik Negara Cetak Laba Bersih Tertinggi Sepanjang Sejarah, BUMN Lain Bakal Menyusul

Whats New
Cara Bayar MRT Pakai OVO, Perhatikan Ketentuan Berikut Ini

Cara Bayar MRT Pakai OVO, Perhatikan Ketentuan Berikut Ini

Spend Smart
Tabungan Orang Kaya di RI Terus Meningkat, Jumlahnya Rp 5.000 Triliun Lebih

Tabungan Orang Kaya di RI Terus Meningkat, Jumlahnya Rp 5.000 Triliun Lebih

Whats New
Cara Daftar MyPertamina Subsidi Tepat via Online dan Offline

Cara Daftar MyPertamina Subsidi Tepat via Online dan Offline

Spend Smart
Erick Thohir: Kalbar Potensial Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Erick Thohir: Kalbar Potensial Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Whats New
Lowongan Kerja Wings Group untuk S1, Cek Persyaratannya

Lowongan Kerja Wings Group untuk S1, Cek Persyaratannya

Whats New
Soal Merger Damri dan PPD, Stafsus Erick Thohir: Tinggal Proses Teknis Saja

Soal Merger Damri dan PPD, Stafsus Erick Thohir: Tinggal Proses Teknis Saja

Whats New
Januari 2023, Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Tipis Jadi 78,54 Dollar AS Per Barrel

Januari 2023, Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Tipis Jadi 78,54 Dollar AS Per Barrel

Whats New
Mau Nonton F1 Power Boat Danau Toba? Cek Harga Tiketnya, Mulai dari Rp 50.000 Per Orang

Mau Nonton F1 Power Boat Danau Toba? Cek Harga Tiketnya, Mulai dari Rp 50.000 Per Orang

Whats New
Simak Lelang Rumah di Jakarta dan Surabaya, Nilai Limit Rp 200 Jutaan

Simak Lelang Rumah di Jakarta dan Surabaya, Nilai Limit Rp 200 Jutaan

Spend Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+