Kompas.com - 05/03/2014, 15:34 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku telah melakukan serangkaian langkah antisipasi untuk meminimalisir pengaduan nasabah yang tersandung kasus dengan pihak industri keuangan.

Deputi Direktur Direktorat Pelayanan Konsumen OJK Eko Arianto mengatakan langkah tersebut sifatnya preventif dan represif.

"Kita lakukan tindakan preventif dan represi. Preventif itu kita mengedukasi masyarakat. Supaya masyarakat tidak mudah diiming-imingi suatu perbankan. Kita edukasi yang masif," kata Eko di Kompleks Perkantoran Bank Indonesia, Rabu (5/3/2014).

Sementara untuk tindakan antisipasi bersifat represif, Eko mengaku pihak OJK melakukan pengawasan terhadap industri keuangan, dalam hal ini perbankan. "Kita lakukan pengawasan yang baik," ujarnya.

Terkait pengaduan nasabah BPR Restu Artha Makmur yang berkedudukan di Semarang yang bersindikasi dengan BPR Restu Mandiri Makmur di Yogyakarta atas nama Hendro Rahtomo dan istrinya Ranggoaini Jahja, Eko mengaku OJK akan mempelajari kasus tersebut.

"Kita kasih waktu 20 hari itu untuk kelengkapan dokumen. Sudah lengkap belum. Kalau belum (lengkap), kita beritahu pelapor. Dalam 20 hari harus lengkapi dokumen," jelas Eko.

Setelah pemeriksaan dokumen, langkah selanjutnya menurut Eko adalah verifikasi dokumen yang telah disampaikan pelapor. "Apakah kita perlu panggil BPR-nya atau kita perlu komunikasi dengan nasabah," kata dia.

Seperti diberitakan, pihak pelapor menduga ada praktik tipu daya perjanjian pinjam meminjam yang diubah menjadi jual beli secara sepihak oleh pihak BPR atas jaminan aset korban.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.