Dipegang Indonesia, Kinerja Inalum Menurun

Kompas.com - 06/03/2014, 13:04 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian MS Hidayat menilai kinerja Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) menurun. Hal ini sejalan dengan perpindahan Inalum dari Jepang ke tangan pemerintah Indonesia.

"Setelah 30 tahun dikelola asing setelah ke Indonesia kinerjanya menurun," ujar Hidayat usai rapat koordinasi, di Kementerian Koordinator Perekonomian, Kamis (6/3/2014).

Saat ini pemerintah masih menggodok peralihan Inalum menjadi perusahaan BUMN. Hal itu tertuang di dalam Peraturan Pemerintah nantinya. "Agar prosedur hukumnya berjalan, melalui PP akan menjadi BUMN," ungkap Hidayat.

Hidayat menjelaskan jika Inalum berubah menjadi BUMN, pemerintah menargetkan peningkatan produksi di dalam program kerjanya. "Rencana bisnis, adanya peningkatan produksi dari 250 juta ton jadi 400 juta ton," jelas Hidayat.

Hidayat menambahkan, Inalum akan melakukan investasi baru sebesar 700 juta dollar AS. Hal itu untuk mendorong kinerja Inalum lebih baik daripada saat dipegang Jepang.

"Itu masa kinerja BUMN, tapi esensinya upaya pemerintah agar supaya Inalum ini menjadi lebih baik ketimbangdipegang Jepang," papar Hidayat. (Adiatmaputra Fajar Pratama)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X