Kompas.com - 14/03/2014, 07:22 WIB
Pabrik perakitan ponsel Smartfren Andromax di China. Icha Rastika/Kompas.comPabrik perakitan ponsel Smartfren Andromax di China.
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Maraknya kedatangan investasi dari asing untuk membuat pabrik perakitan ponsel bisa menurunkan harga ponsel hingga 10 persen-15 persen. Pasalnya perusahaan penjual ponsel tidak perlu mengimpor dari luar.

Ali Cendrawa, Aspiteg Asosiasi Penguasa dan Importir Telepon Genggam Indonesia, mengatakan bahwa berdirinya pabrik perakitan ponsel di dalam negeri bisa menurunkan harga 10-15 persen untuk semua jenis ponsel. "Harga harusnya bisa turun," ujar Ali seperti dikutip KONTAN, Kamis (13/3/2014).

Ia mengaku belum mendengar kedatangan Haier untuk membuka pabrik perakitan ponsel di Indonesia. Menurutnya, ia baru mengetahui soal Foxconn.

Namun, ia menyambut baik kehadiran pabrikan ponsel di dalam negeri. "Dampaknya baik untuk kita semua. Memperluas lapangan kerja, bisa bertukar pengalaman dan teknologi," terang Ali.

Ia mengatakan, yang pasti munculnya pabrik perakitan ponsel di dalam negeri bisa menekan impor ponsel. Namun, ia belum punya estimasi seberapa impor bisa ditekan.

Catatan saja, saat ini ada sedikitnya 4 pabrik perakitan ponsel di dalam negeri yaitu Polytron, Advan, Evercross, dan Mito. Namun, Ali juga belum mempunyai data terkait dengan produksi keempat pabrikan itu terhadap industri. (Benediktus Krisna Yogatama)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.