Gandeng Jokowi, Dirjen Pajak Targetkan Tambahan Rp 10 Triliun

Kompas.com - 17/03/2014, 11:54 WIB
Dirjen Pajak, Fuad Rachmany.
TRIBUNNEWS/DANY PERMANADirjen Pajak, Fuad Rachmany.
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan, Fuad Rahmany berharap ada tambahan penerimaan pajak hingga sebesar Rp 10 triliun dari Jakarta, menyusul kerjasama yang dilakukan dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Kami sasarannya ada tambahan Rp 5 triliun hingga Rp 10 triliun," kata dia ditemui usai teken MoU di Balaikota, Jakarta, Senin (17/3/2014).

Penerimaan tersebut lanjutnya akan diperoleh dari pajak pribadi yakni karyawan dan nonkaryawan, serta pajak kendaraan bermotor. Fuad mengatakan, sepanjang 2013 lalu penerimaan pajak PPH 21 karyawan secara nasional mencapai Rp 90 triliun, dimana Rp 41 triliun berasal dari Jakarta.

Sementara itu, pajak orang pribadi non karyawan secara nasional mencapai Rp 4,3 triliun pada 2013, sebesar Rp 2 triliun berasal dari Jakarta.

Penandatanganan kerjasama antara DJP Kemenkeu dan Pemprov DKI dilakukan oleh Fuad Rahmany, dan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, dan disaksikan oleh Menteri Keuangan Chatib Basri.

Dalam sambutannya, Fuad memaparkan, sepanjang tahun lalu penerimaan pajak mencapai Rp 921 triliun, sebesar 74 persen berasal dari Jakarta, yang dihimpun dari 7 kantor wilayah.

Ia menambahkan, Jakarta sebagai pusat transaksi ekonomi juga memiliki pendapatan per kapita yang lebih tinggi dibanding nasional. Dengan demikian, daya beli masyarakat juga jauh lebih besar.

"Kerjasama hari ini sangat relevan dalam upaya optimalisasi penerimaan pajak pusat, pajak daerah, dan retribusi daerah," tutupnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X