Kompas.com - 17/03/2014, 15:03 WIB
Ilustrasi Josephus PrimusIlustrasi
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Mimpi Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) menguasai 40 persen saham di Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) terwujud, dengan melakukan penambahan sebesar 15,74 persen pada Jumat pekan lalu.

Pasca transaksi, BTPN memiliki dua pemegang saham pengendali yakni TPG Nusantara S.a.r.l (TPG) dan SMBC.

Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 14/24/PBI/2012 tentang Kepemilikan Tunggal Pada Perbankan Indonesia atau single presence policy, berbunyi : bank hanya boleh menjadi pemegang saham pengendali di satu bank.

Aturan ini bisa dipenuhi lewat tiga cara yakni merger, atau konsolidasi, membentuk perusahaan induk di bidang perbankan, dan membentuk fungsi holding. Selain memiliki BTPN, SMBC merupakan pengendali 98,48 persen saham Bank Sumitomo Mitsui Indonesia.

"Arah mereka memang begitu. Memang belum ada target waktu spesifik. Tapi mereka sudah menandatangani letter of intent untuk merger," ujar Nelson Tampubolon, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada KONTAN.

Nelson menambahkan, OJK sudah merestui SMBC untuk memperbesar saham menjadi 40 persen di BTPN. "Perjanjian (MoU) dengan otoritas pengawas Bank Jepang sebagai salah satu persyaratan sudah ditandatangani," ujar Nelson.

Jerry Ng, Direktur Utama BTPN, menyampaikan, kehadiran SMBC sebagai pemegang saham pengendali akan memperkuat bisnis BTPN. SMBC pertama kali mengempit saham BTPN pada Mei 2013 lalu. Kala itu, SMBC membeli 24,26 persen saham BTPN.

SMBC, bank terbesar ketiga di Jepang itu, menambah kepemilikan melalui pembelian sebanyak 919,27 juta saham BTPN seharga Rp 5,97 triliun atau Rp 6.500 per saham. Pada transaksi Mei lalu, SMBC merogoh dana Rp 9,21 triliun.

Total, SMBC berani merogoh kocek sebesar Rp 15,18 triliun untuk memeluk 40% saham BTPN. (Harris Hadinata, Nina Dwiantika)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Kontan
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Risma Beberkan Ada Dana Bansos Rp 2,7 Triliun Tertahan, Ini Penjelasan Himbara

Risma Beberkan Ada Dana Bansos Rp 2,7 Triliun Tertahan, Ini Penjelasan Himbara

Whats New
Lembaga Riset IDEAS: Angka Kemiskinan Turun, tapi Jumlah Pengangguran Bertambah

Lembaga Riset IDEAS: Angka Kemiskinan Turun, tapi Jumlah Pengangguran Bertambah

Whats New
Contoh Surat Resign dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Contoh Surat Resign dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Work Smart
Promo Minyak Goreng Bimoli di Superindo, Kemasan 2 Liter Rp 25.000

Promo Minyak Goreng Bimoli di Superindo, Kemasan 2 Liter Rp 25.000

Spend Smart
Harga Ayam Broiler dan Gula Pasir Naik, Berikut Harga Pangan di Jakarta Hari Ini

Harga Ayam Broiler dan Gula Pasir Naik, Berikut Harga Pangan di Jakarta Hari Ini

Spend Smart
139 Perusahaan Kembali Ekspor Batu Bara, ESDM: 1 Juta Ton Terkirim ke Luar Negeri

139 Perusahaan Kembali Ekspor Batu Bara, ESDM: 1 Juta Ton Terkirim ke Luar Negeri

Whats New
Pemalsuan Surat Jaminan BLBI, Mahfud MD: 1 Orang Pegawai Kemenkeu Sudah Dinonaktifkan

Pemalsuan Surat Jaminan BLBI, Mahfud MD: 1 Orang Pegawai Kemenkeu Sudah Dinonaktifkan

Whats New
Ada Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga, Simak Rekomendasi Saham AALI, SIMP, dan LSIP

Ada Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga, Simak Rekomendasi Saham AALI, SIMP, dan LSIP

Earn Smart
Varian Omicron Meningkat di Jabodetabek, Luhut: Ini Teater Perang Sesungguhnya

Varian Omicron Meningkat di Jabodetabek, Luhut: Ini Teater Perang Sesungguhnya

Whats New
Bank Indonesia Akui Diretas, Kena Serangan 'Ransomware', Data Kritikal Dipastikan Aman

Bank Indonesia Akui Diretas, Kena Serangan "Ransomware", Data Kritikal Dipastikan Aman

Whats New
3 Minggu Tax Amnesty Jilid II, Negara Sudah Dapat Rp 467 Miliar

3 Minggu Tax Amnesty Jilid II, Negara Sudah Dapat Rp 467 Miliar

Whats New
Trading Challenge Tesla 2021 Usai, Astronacci International Ajak Masyarakat Bangkit dan Kejar Mimpi

Trading Challenge Tesla 2021 Usai, Astronacci International Ajak Masyarakat Bangkit dan Kejar Mimpi

Rilis
Mau Beli Valas? Intip Kurs Rupiah Hari Ini di BCA hingga Bank Mandiri

Mau Beli Valas? Intip Kurs Rupiah Hari Ini di BCA hingga Bank Mandiri

Spend Smart
IHSG dan Rupiah Melaju di Zona Merah Pagi Ini

IHSG dan Rupiah Melaju di Zona Merah Pagi Ini

Earn Smart
Ragam Tingkah Pengemplang BLBI, Enggan Bayar Utang hingga Jadikan Laut sebagai Jaminan

Ragam Tingkah Pengemplang BLBI, Enggan Bayar Utang hingga Jadikan Laut sebagai Jaminan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.