Meski Tarif Masuk Rp 25 Juta, Jembatan Selat Sunda Sulit Balik Modal

Kompas.com - 24/03/2014, 17:38 WIB
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto LTF Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Proyek Jembatan Selat Sunda (JSS) yang ditaksir bakal membutuhkan anggaran tak kurang dari Rp 200 triliun, membuat Menteri Pekerjaan Umum (PU), Djoko Kirmanto pesimistis.

"Investor tidak akan balik modal hanya dari tarif, meskipun dipatok Rp 25 juta sekali nyebrang," kata dia, di kantor Kementerian PU, Jakarta, Senin (24/3/2014).

Menurut Djoko, siapapun yang mendapat konsesi bahkan hingga 100 tahun, tetap harus diberikan kompensasi lain di luar hak memungut tarif. Hal ini mengingat investasi JSS sangat besar.

"Harus diberikan kompensasi misalnya mengembangkan wilayah, diberi wilayah sekian ratus hektar untuk pariwisata atau real estate," ujarnya. Dengan jalan itu, para investor bisa meraup keuntungan setidaknya balik modal.

Djoko juga menuturkan, konsorsium yang disebut bakal membangun proyek tersebut hanya akan patungan agar modal yang dikeluarkan tidak sebesar itu. "Bukan berarti dia tidak ingin uangnya kembali," kata dia.

Untuk proyek yang satu ini, Djoko menambahkan, pemerintah secara khusus akan membentuk badan penyelenggara jalan tol, yang akan ditetapkan oleh Presiden.

"Nanti siapa atau seperti apa, bisa saya yang usulkan, bisa Menhub, bisa Menko," ujarnya. Namun, Djoko enggan menyebut siapa yang dia usulkan untuk mengurusi proyek ratusan miliar itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X