BNI Syariah Terima Pengalihan Dana Haji dari BNI

Kompas.com - 25/03/2014, 17:03 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) melaksanakan pemindahan dana haji kepada BNI Syariah. Ini sesuai dengan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 30 Tahun 2013 tentang pengelolaan dana haji kepada perbankan syariah.

Pemindahan ini merupakan pemindahan tahap pertama sejumlah Rp 908 miliar dari BNI ke BNI Syariah. Tahap ini akan diikuti tahap-tahap selanjutnya yang akan berakhir pada 28 Mei 2014, sehingga total pengalihan berjumlah sekitar Rp 2,135 triliun yang seluruhnya berbentuk deposito.

"Alhamdulillah mulai hari ini sudah ada titik terang terkait pengalihan dana haji yang selama ini menjadi pertanyaan insan media. Hal ini sekali lagi menegaskan komitmen nyata pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama untuk turut serta mengembangkan perbankan syariah tanah Air," kata Direktur Utama BNI Syariah Dinno Indiano di kantornya, Selasa (25/3/2014).

Dinno menyatakan BNI Syariah siap mengelola amanah tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Merespon keputusan Menteri Agama, Dinno mengaku pihaknya telah menyiapkan roadmap pemanfaatan dana haji dan memasukkannya sebagai bagian dari Rencanan Bisnis Bank (RBB) yang diserahkan ke regulator.

Masuknya dana segar melalui perbankan syariah ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ibadah haji sendiri dan dapat mendorong tumbuhnya sektor riil, karena perbankan syariah umumnya memiliki efektifitas fungsi mediasi yang tinggi.

"Ini dapat dilihat dari FDR yang rata-rata di atas perbankan konvensional. Adapun secara nasional total dana haji yang dipindahkan kepada perbankan syariah mencapai Rp 12 triliun," ujar Dinno.

BNI merupakan salah satu bank yang akan menandatangani kerjasama dengan Kementerian Agama sebagai bank transito, yakni bank yang berfungsi menerima setoran BPIH untuk wilayah yang belum terdapat outlet layanan bank syariah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ternyata Indonesia Punya 'Saham' di IMF, Berapa Persen?

Ternyata Indonesia Punya "Saham" di IMF, Berapa Persen?

Whats New
Pendaratan Pesawat Dialihkan dari Juanda ke Ngurah Rai, Ini Penjelasan AP I

Pendaratan Pesawat Dialihkan dari Juanda ke Ngurah Rai, Ini Penjelasan AP I

Whats New
MLFF Bakal Gantikan E-Toll,  Simak Cara Bayar Tol dari Waktu ke Waktu

MLFF Bakal Gantikan E-Toll, Simak Cara Bayar Tol dari Waktu ke Waktu

Whats New
Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Tapanuli Tengah, Kementan Optimalkan Lahan Rawa

Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Tapanuli Tengah, Kementan Optimalkan Lahan Rawa

Whats New
Beras dan Cabai Naik, Simak Harga Pangan Hari ini

Beras dan Cabai Naik, Simak Harga Pangan Hari ini

Spend Smart
Antisipasi Lonjakan Harga Pangan dan Energi, Jokowi Fokus Cegah Kenaikan Harga Minyak Goreng

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan dan Energi, Jokowi Fokus Cegah Kenaikan Harga Minyak Goreng

Whats New
Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak via Online dengan KTP

Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak via Online dengan KTP

Whats New
Raup Rp 1,47 Triliun, Laba Antam Melonjak 132 Persen pada Kuartal I 2022

Raup Rp 1,47 Triliun, Laba Antam Melonjak 132 Persen pada Kuartal I 2022

Whats New
Habis Resign atau di-PHK? Ini Cara Pindah BPJS Kesehatan ke Mandiri

Habis Resign atau di-PHK? Ini Cara Pindah BPJS Kesehatan ke Mandiri

Work Smart
Apa Perbedaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan?

Apa Perbedaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan?

Whats New
Ini Jurus Sri Mulyani Keluarkan Indonesia dari 'Middle Income Trap'

Ini Jurus Sri Mulyani Keluarkan Indonesia dari "Middle Income Trap"

Whats New
Bantah Pembangunan IKN Minim Pendanaan, Luhut: UEA Siapkan Investasi 20 Miliar Dollar AS

Bantah Pembangunan IKN Minim Pendanaan, Luhut: UEA Siapkan Investasi 20 Miliar Dollar AS

Whats New
Monitoring Karantina Sapi di Cilegon, SYL: PMK Ada, tetapi Bisa Disembuhkan

Monitoring Karantina Sapi di Cilegon, SYL: PMK Ada, tetapi Bisa Disembuhkan

Whats New
Simak Denda BPJS Kesehatan jika Telat Bayar Iuran dan Cara Mengeceknya

Simak Denda BPJS Kesehatan jika Telat Bayar Iuran dan Cara Mengeceknya

Spend Smart
Pandemi Covid-19 Memasuki Fase Endemi, Industri Pernikahan Kembali Menggeliat

Pandemi Covid-19 Memasuki Fase Endemi, Industri Pernikahan Kembali Menggeliat

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.