Ekonom: Defisit Neraca Berjalan Harus Diturunkan Sebelum 2015

Kompas.com - 25/03/2014, 21:14 WIB
Ilustrasi dollar AS SHUTTERSTOCKIlustrasi dollar AS
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Ekonom Bank Standard Chartered Fauzi Ichsan memperkirakan, secara bertahap The Fed bakal mengurangi pembelian surat utang negara (SUN) serta obligasi pemerintah, dan berakhir pada September-Oktober 2014 ini.

Enam bulan setelah itu, sekitar Juni 2015, diperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga. Hal ini akan berdampak terhadap arus dana keluar (capital outflow).

"Ada dampaknya. Indonesia memiliki kesempatan untuk menurunkan current account deficit (CAD) sampai paruh kedua 2015. Karena pada saat suku bunga jangka pendek AS mulai naik tajam, otomatis negara-negara yang CAD nya besar dan membutuhkan investor global akan rentan kena capital flight," jelas Fauzi, di Jakarta, Selasa (25/3/2014).

Kendati demikian, Fauzi menilai,defisit transaksi berjalan Indonesia pada tahun ini lebih kecil dibanding tahun lalu. Sebagai informasi, tahun ini pemerintah menargetkan defisit transaksi berjalan sebesar 2,5 persen, turun dibanding tahun lalu di level 3,3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

"Otomatis dampaknya tidak akan terlalu besar. Apalagi kalau Bank Indonesia siap menaikkan BI rate lagi," ujarnya.

Fauzi memperkirakan, pada triwulan II dan III pada tahun ini akan terjadi penaikkan suku bunga acuan BI. Ia memprediksi, BI rate tahun ini bakal bertengger di level 8 persen (naik 50 basis poin).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X