Tahun Pemilu, Permintaan Asuransi Kecelakaan Diprediksi Meningkat

Kompas.com - 03/04/2014, 13:00 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Tahun politik dipercaya memberi sumbangan terhadap pertumbuhan ekonomi karena peningkatan konsumsi terkait pemilu. Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Julian Noor mengatakan pihaknya memprediksi akan ada peningkatan premi asuransi kecelakaan diri di tahun politik ini.

"Pemilu diperkirakan akan ada peningkatan di asuransi kecelakaan. Kalau dilihat, perkiraan asuransi kecelakaan diri naik pada tahun 2014 ini," kata Julian di Jakarta, Kamis (3/4/2014).

Julian menjelaskan, berkaca dari pelaksanaan pemilu sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) biasanya akan mengasuransikan para petugas penyelenggaraan pemilu. KPU, kata dia, ingin menjaga para petugas dari kemungkinan kecelakaan akibat misalnya kerusuhan saat pemilu.

"Lima tahun lalu KPU mengasuransikan. Kami perkirakan mereka tetap akan melindungi petugas-petugasnya. Angkanya banyak, kan petugasnya mulai dari KPU tingkat pusat sampai ke masing-masing TPPS. Mungkin ribuan ya," jelas Julian.

Selain itu, Julian mengungkapkan, dari pihak partai politik (parpol) peserta pemilu pun akan mengasuransikan anggota-anggota mereka. Umumnya, parpol akan mengasuransikan anggota dari risiko kerusuhan atau kecelakaan saat kampanye.

"Ada beberapa partai yang 5 tahun lalu memberi asuransi keselamatan diri ke anggota-anggota mereka dari kerusuhan atau kecelakaan selama kampanye. Di luar Aceh relatif tidak ada yang mengkhawatirkan. Kami perkirakan beberapa partai akan tetap melakukan ini (asuransikan anggota)," papar dia.

Julian menyimpulkan, pihaknya memprediksi akan terjadi peningkatan permintaan asuransi kecelakaan diri karena situasional penyelenggaraan pemilu. Ditambah lagi, tahun ini akan digelar dua pesta demokrasi, yakni pemilu legislatif dan pemilu presiden. "Akan ada dua event, pemilu legislatif tanggal 9 April dan pemilu presiden tanggal 9 Juli. Kemungkinan ada permintaan asuransi kecelakaan diri. Bisa di atas 20 persen," jelas Julian.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X