Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kredit Bank Mandiri untuk Jalan Tol Capai Rp 10,9 Triliun

Kompas.com - 04/04/2014, 16:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Mandiri Tbk hingga saat ini telah menyalurkan kredit untuk mendukung pembangunan jalan tol sebesar Rp 10,9 triliun.

Dari jumlah tersebut, sebesar Rp 7,4 triliun dialokasikan untuk pembangunan tujuh ruas tol di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Adapun sebesar Rp 1,8 triliun untuk membangun satu ruas tol di Jawa Tengah, Rp 1,2 triliun untuk membangun dua ruas tol di Jawa Timur dan sebesar Rp 445 miliar untuk mendukung pembangunan jalan tol melewati laut di Bali.

“Infrastruktur merupakan salah satu komponen utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Untuk itu, kami berharap ruas tol yang dibiayai sindikasi perbankan ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian Indonesia,” kata Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Fransisca Nelwan Mok dalam keterangan resminya, Jumat (4/4/2014).

Dia menyebutkan, jalan tol merupakan infrastruktur yang bisa mempercepat arus pergerakan barang dan jasa. Sehingga, proses perdagangan dapat terlaksana secara efektif dan efisien.

Sebelumnya, Bank Mandiri juga bergabung dalam sindikasi perbankan untuk mengucurkan kredit senilai Rp 4,7 triliun kepada PT Trans Marga Jateng guna membiayai pembangunan ruas tol Semarang – Solo.

Dalam hal ini, Bank Mandiri menjadi pemimpin sindikasi dengan porsi kredit yang disalurkan sebesar Rp1,8 triliun atau 39,15 persen dari nilai kredit.

Anggota sindikasi lain adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) dengan  porsi penyaluran Rp1,6 triliun (34,25 persen), PT bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) sebesar Rp1,1 triliun (24,47 persen) serta Bank Jateng sebesar Rp 100 Miliar (2,13 persen).

Kredit yang diberikan itu bertenor 15 tahun dan digunakan untuk pembangunan ruas tol sepanjang 75,67 km. Untuk ruas Semarang–Ungaran telah beroperasi, sementara Ungaran-Bawen juga telah bisa digunakan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

15 Perusahaan Terbaik di RI untuk Pengembangan Karier Menurut LinkedIn

15 Perusahaan Terbaik di RI untuk Pengembangan Karier Menurut LinkedIn

Work Smart
Makin Mengkilap, Harga Emas Dunia Diprediksi Tembus 3.000 Dollar AS

Makin Mengkilap, Harga Emas Dunia Diprediksi Tembus 3.000 Dollar AS

Whats New
10 Kota Tujuan Utama di Dunia untuk Kerja Jarak Jauh Tahun 2024

10 Kota Tujuan Utama di Dunia untuk Kerja Jarak Jauh Tahun 2024

Work Smart
Arus Balik Lebaran, Astra Infra Beri Diskon Tarif Tol 20 Persen pada 17-19 April 2024

Arus Balik Lebaran, Astra Infra Beri Diskon Tarif Tol 20 Persen pada 17-19 April 2024

Whats New
Kemendag Bakal Keluarkan Bahan Baku Penolong Tepung Terigu dari Lartas

Kemendag Bakal Keluarkan Bahan Baku Penolong Tepung Terigu dari Lartas

Whats New
Antisipasi Darurat Pangan, Kementan Percepat Realisasi Pompanisasi dan PAT Padi Gogo

Antisipasi Darurat Pangan, Kementan Percepat Realisasi Pompanisasi dan PAT Padi Gogo

Whats New
Ada Konflik Iran-Israel, Apa Dampaknya ke Industri Keuangan RI?

Ada Konflik Iran-Israel, Apa Dampaknya ke Industri Keuangan RI?

Whats New
Bank Sampoerna Cetak Laba Bersih Rp 62 Miliar pada 2023

Bank Sampoerna Cetak Laba Bersih Rp 62 Miliar pada 2023

Whats New
89.632 Tiket Damri Ludes Terjual Selama Angkutan Lebaran

89.632 Tiket Damri Ludes Terjual Selama Angkutan Lebaran

Whats New
Erick Thohir Sebut BUMN Ini yang Bisa Terdampak Konflik Iran-Israel

Erick Thohir Sebut BUMN Ini yang Bisa Terdampak Konflik Iran-Israel

Whats New
ASDP: Hanya 1,8 Persen Pemudik yang Datang ke Pelabuhan Tanpa Tiket di Periode Lebaran

ASDP: Hanya 1,8 Persen Pemudik yang Datang ke Pelabuhan Tanpa Tiket di Periode Lebaran

Whats New
H+5 Lebaran 2024, Kemenhub Catat 406.157 Kendaraan dan 2 Juta Orang Keluar Masuk Jabodetabek

H+5 Lebaran 2024, Kemenhub Catat 406.157 Kendaraan dan 2 Juta Orang Keluar Masuk Jabodetabek

Whats New
Konflik Iran-Israel, Erick Thohir Minta BUMN Lakukan Hal Ini

Konflik Iran-Israel, Erick Thohir Minta BUMN Lakukan Hal Ini

Whats New
ASN yang Pindah ke IKN pada Tahap Awal Bakal Dapat Tunjangan Pionir

ASN yang Pindah ke IKN pada Tahap Awal Bakal Dapat Tunjangan Pionir

Whats New
H+5 Lebaran 2024, Pengguna Angkutan Umum Tercatat 1,06 Juta Penumpang

H+5 Lebaran 2024, Pengguna Angkutan Umum Tercatat 1,06 Juta Penumpang

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com