Kompas.com - 07/04/2014, 14:22 WIB
BCA KONTANBCA
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Central Asia Tbk menyetujui membagikan dividen sebesar total Rp 2,9 triliun atau Rp 120 per saham.

Rapat memutuskan pembayaran dividen untuk tahun 2013 dengan ketentuan bahwa dividen tersebut termasuk dividen interim yang telah dibagikan pada 17 Desember 2013 sebesar Rp 45 per saham. Dengan demikian, sisa dividen yang akan dibagikan sebesar Rp 75 per saham.

"Kalau dividen kita sepakat yang lalu interim kan sudah Rp 45. Finalnya menjadi tambahan Rp 75. Jadi total semua Rp 120. Kira-kira 20,7 persen dari profit. Itu Rp 2,9 triliun kurang lebih," kata Presiden Direktur BCa Jahja Setiaatmadja seusai RUPST di Jakarta, Senin (7/4/2014).

Jahja mengaku terjadi penurunan persentase pembagian dividen, hal itu lantaran perseroan ingin memperkuat permodalan.

"Untuk menambah modal. Kita kan butuh peningkatan modal untuk persiapan Basel III. Untuk Basel III kan butuh modal yang lebih tinggi," ujar Jahja.

Lebih lanjut Jahja memaparkan rasio kecukupan modal perseroan (CAR) tahun 2013 lalu mencapai 15,74 persen dan pada bulan Januari ini mengalami peningkatan.

"Januari ini sudah 17 persen lebih. Naik karena kan CAR itu kalau Januari profit tahun lalu 50 persen langsung jadi laba. Di awal tahyn jadi sudah 17 persen lebih. Kalau kredit tumbuh cuma 15 persen, saya kira CAR akan bertambah," ungkapnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X