Kompas.com - 11/04/2014, 13:34 WIB
Ilustrasi: areal tambang batubara KOMPAS/M SUPRIHADIIlustrasi: areal tambang batubara
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Supriatna Sahala, mengungkapkan saat ini harga batubara anjlok akibat berlimpahnya pasokan batubara di pasar internasional.

"Dengan kondisi seperti ini, harga batubara akan terus melemah," ujar Supriatna, Jumat (11/4/2014).

Hal yang membuat pasokan batubara melimpah karena Amerika Serikat mengekspor 100 juta ton. Sedangkan pemasok batubara terbesar yakni Republik Rakyat Tiongkok mengurangi impor batubara mencapai 200 juta ton setahun.

"Tiongkok sibuk untuk memperbaiki infrastruktur," ungkap Supriatna.

Per April 2014 ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan harga batubara acuan (HBA) sebesar 74,81 dolar AS per ton, atau turun 2,9 persen jika dibandingkan harga acuan di bulan sebelumnya mencapai 77,01 dolar AS per ton. (Adiatmaputra Fajar Pratama)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.