Garuda Telah Ambil Alih Sebagian Rute Merpati

Kompas.com - 11/04/2014, 17:09 WIB
Salah satu pesawat Boeing 737-800 yang digunakan Garuda Indonesia. ShutterstockSalah satu pesawat Boeing 737-800 yang digunakan Garuda Indonesia.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk telah mengambil beberapa rute penerbangan yang ditinggalkan Merpati Nusantara Airlines. Rute Merpati terbaru yang diterbangi itu adalah Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

"Ada beberapa yang sudah terbang seperti Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. Ada satu dua sedang kami usahakan. Yang sudah diambil adalah rute ke Labuan Bajo, Bima, Ende," ujar Erik Meijer, Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia, di Jakarta, Jumat (11/4/2014).

Setelah mengambil rute Merpati di Nusa Tenggara, selanjutnya Garuda akan memfokuskan mengambil rute Papua."Berikutnya kita fokus ke Papua. Merauke, Sorong udah kita buka," kata Erik.

Sebelumnya, Garuda sudah mengekprolasi rute Timika-Sorong yang menjadi salah satu rute yang ditawarkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Sejauh ini Kemenhub sudah menawarkan 19 rute yang tadinya diterbangi Merpati ke operator penerbangan lain. Keputusan itu menyusul dibekukannya air operator certificate (AOC) Merpati sementara waktu.

Tercatat sebanyak lima maskapai berminat menerbangi rute Merpati, mereka adalah Sriwijaya Air, Garuda Indonesia, Citilink, Kalstar dan Express. Di tengah lilitan utang sebesar Rp6,7 triliun, Merpati juga menghadapi tuntutan karyawan yang tidak mendapatkan gaji selama 3 bulan.

Bahkan karena tidak menerima hak-hak normatif sejak November 2013, 50 pilot PT Merpati Nusantara Airline (MNA) hengkang dari maskapai yang melayani rute perintis tersebut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X