Indonesia Tuan Rumah Pameran Internasional Industri Plastik

Kompas.com - 16/04/2014, 15:48 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com -  Indonesia akan menjadi tuan rumah pameran internasional untuk industri plastik, pengemasan dan pemprosesan serta percetakan.  Pameran yang diselenggarakan Masse Dusseldorf Asia dan PT Wahana Kemalaniaga Makmur (WAKENI) akan digelar pada 3 hingga 6 September 2014 di Jakarta International Expo Kemayoran.

Managing Direktor Masse Dusseldorf Asia Gernot Ringling, mengatakan,  dengan 242 juta penduduknya, Indonesia memiliki potensi pasar yang besar untuk industri ini.

"Indonesia memiliki potensi besar di industri plastik, pengemasan dan percetakan dan kuat menjelma menjadi pasar yang menarik di wilayah Asia Tenggara," ujar Ringling, di Jakarta, Rabu (15/4/2014).

Pameran Indoplas, Indopack, Indoprocess dan Indoprint 2014 ini akan menghadirkan 60 persen peserta pameran (eksibitor) dari luar negeri dengan target 25.000 pengunjung. Eksibitor yang ikut bagian berasal dari brand-brand global tertama yaitu Andritz, Asaba, Engel, Erema, Formative Tech, Geiss, Ifw Mould Tec, Kraiburd TPE Technology, Moretto, Nagasaki, Panji Media Pratama, Piovan Asia Pacific, dan Rotametrics. 

"Pameran ini akan mengalami pertumbuhan tidak hanya dalam luas pameran karena kami terus memenuhi kebutuhan pasar," katanya. Indoplas,

Indopack yang digabungkan dengan Indoprocess dan Indoprint 2014 akan menyajikan berbagai macam plastik, pengemasan dan pemprosesan serta percetakan, mulai dari bahan baku pengolahan, mesin dan peralatan.

Pada tahun 2012, pameran tersebut diramaikan oleh 253 eksibitor dari 19 negara menampilkan produk, aplikasi, dan solusi terbaru kepada 17.000 pengunjung internasional.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] Daftar Gaji UMR Tertinggi | Instansi yang Buka Formasi CPNS untuk Lulusan SMA

[POPULER MONEY] Daftar Gaji UMR Tertinggi | Instansi yang Buka Formasi CPNS untuk Lulusan SMA

Whats New
Hindari Burnout, Bumble Izinkan Karyawannya Libur Sepekan Penuh

Hindari Burnout, Bumble Izinkan Karyawannya Libur Sepekan Penuh

Whats New
Tindakan China Makin Keras, Harga Bitcoin Anjlok ke Bawah 30.000 Dollar AS

Tindakan China Makin Keras, Harga Bitcoin Anjlok ke Bawah 30.000 Dollar AS

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Pengalaman Vaksinasi Covid-19 | Hikmah Jalani Isoman 2 Minggu | Mood yang Sering Naik-Turun

[KURASI KOMPASIANA] Pengalaman Vaksinasi Covid-19 | Hikmah Jalani Isoman 2 Minggu | Mood yang Sering Naik-Turun

Rilis
Ini Saham-saham yang Paling Terdampak Jika Ekonomi Kembali Lesu

Ini Saham-saham yang Paling Terdampak Jika Ekonomi Kembali Lesu

Whats New
Geser Raffi Ahmad, Deddy Corbuzier Menjadi Youtuber Paling Kaya di Indonesia

Geser Raffi Ahmad, Deddy Corbuzier Menjadi Youtuber Paling Kaya di Indonesia

Whats New
Dukung Sektor Pariwisata, Kemenaker Kembangkan Kejuruan Spa Therapist

Dukung Sektor Pariwisata, Kemenaker Kembangkan Kejuruan Spa Therapist

Rilis
Kata Antam Terkait Tudingan Impor Emas Rp 47 Triliun

Kata Antam Terkait Tudingan Impor Emas Rp 47 Triliun

Whats New
Gandeng Swasta, Pemerintah Vaksinasi 1.400 Warga kolaka

Gandeng Swasta, Pemerintah Vaksinasi 1.400 Warga kolaka

Rilis
Hari Ini, Lelang 7 SUN Tembus Rp 69,95 Triliun

Hari Ini, Lelang 7 SUN Tembus Rp 69,95 Triliun

Whats New
Work From Destination, Sandiaga Uno Mulai Bekerja dari Borobudur

Work From Destination, Sandiaga Uno Mulai Bekerja dari Borobudur

Whats New
Sandiaga Uno Usulkan Pariwisata Berbasis Vaksin di Bali

Sandiaga Uno Usulkan Pariwisata Berbasis Vaksin di Bali

Whats New
Ini 7 Cara efektif Melunasi Utang

Ini 7 Cara efektif Melunasi Utang

Whats New
[TREN DIARY KOMPASIANA] Cara Efektif Membersihkan Karpet | Alasan Gagal Sebelum Sukses | Nessa dan Koleksi Merchandise BTS

[TREN DIARY KOMPASIANA] Cara Efektif Membersihkan Karpet | Alasan Gagal Sebelum Sukses | Nessa dan Koleksi Merchandise BTS

Rilis
Perkuat Advokasi ASN, Kemenhub Susun Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Perkuat Advokasi ASN, Kemenhub Susun Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X