Agus Marto Bantah "Dalangi" Rencana Akuisisi BTN

Kompas.com - 21/04/2014, 10:41 WIB
Keranda yang diusung para karyawan Bank Tabungan Negara (BTN) dalam aksi unjuk rasa di Kantor Pusat BTN, di Jalan Gajah Mada, Jakarta, Minggu (20/4/2014) pagi. Para karyawan mengusung keranda sebagai simbol penolakan terhadap rencana akuisisi yang akan dilakukan Bank Mandiri terhadap bank tersebut Alsadad RudiKeranda yang diusung para karyawan Bank Tabungan Negara (BTN) dalam aksi unjuk rasa di Kantor Pusat BTN, di Jalan Gajah Mada, Jakarta, Minggu (20/4/2014) pagi. Para karyawan mengusung keranda sebagai simbol penolakan terhadap rencana akuisisi yang akan dilakukan Bank Mandiri terhadap bank tersebut
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo membantah keterlibatannya dalam rencana akuisisi PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) oleh PT Bank Mandiri Tbk.

Hal itu diungkapkan menjawab tudingan dari Serikat Pekerja BTN yang kemarin berdemo menolak akuisisi oleh Bank Mandiri. "Saya sudah meninggalkan Bank Mandiri sejak 2010. Terkait hal itu (rencana akuisisi BTN), saya belum dapat berkomentar," kata Agus di kantornya, Senin (21/4/2014).

Lebih lanjut, Agus mengungkapkan rencana akuisisi BTN oleh Bank Mandiri tersebut sepenuhnya merupakan wewenang dan urusan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sebab, kedua instansi perbankan tersebut merupakan BUMN.

"Lembaga tersebut (BTN dan Mandiri) merupakan dua BUMN. Mungkin bisa ditanyakan kepada  menteri BUMN, sedangkan otoritas (BI) hanya mengawasi secara prudensidal dan menjalankan fungsi kami," ujar dia.

Kemarin (Minggu, 20/4), para karyawan Bank Tabungan Negara (BTN) menuding Agus berada di balik rencana akuisisi Bank Mandiri terhadap BTN. Ketua Serikat Pekerja BTN cabang Harmoni Alfian mengungkapkan sebagai mantan Dirut Mandiri, Agus punya kepentingan untuk membesarkan bank itu.

"Dia ingin membesarkan Bank Mandiri tapi mematikan BTN," tuding Alfian saat orasi kemarin.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X