Slot Terbang Garuda Indonesia dari Bandara Halim Dialihkan ke Citilink

Kompas.com - 22/04/2014, 17:52 WIB
Salah satu pesawat Boeing 737-800 yang digunakan Garuda Indonesia. ShutterstockSalah satu pesawat Boeing 737-800 yang digunakan Garuda Indonesia.
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) memastikan tidak akan terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma.

Ikhsan Rosan, Senior Manager Public Relations Garuda Indonesia, mengatakan dengan pembatalan tersebut, Garuda Indonesia akan terus konsentrasi untuk terbang dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng.

Menurut Ikhsan, alasan Garuda membatalkan penerbangan dari Halim yaitu karena dianggap kurang efisien. Salah satu contoh hal kurang efisien yang dimaksud Ikhsan yaitu standar yang diberikan Garuda kepada penumpangnya saat di Soekarno Hatta dan Halim bakal berbeda.

"Contohnya lounge premium untuk penumpang. Kalau di Soekarno Hatta banyak tempat yang bisa digunakan, sedangkan di Halim sangat terbatas. Selain itu, penumpang Garuda yang membutuhkan connecting flight tidak terakomodasi di Halim," katanya, Selasa (22/4/2014).

Namun, ketika ditanya terkait perbedaan harga avtur antara Bandara Halim dan Soekarno Hatta, Ikhsan enggan menjawab.

Berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, Januari lalu, PT Pertamina (Persero) melalui juru bicaranya Ali Mundakir mengatakan harga Avtur di Halim yang lebih banyak melayani penerbangan non-reguler (charter flight), lebih tinggi sekitar Rp 600 per liter dibandingkan dengan Cengkareng.

Perbedaan harga tersebut karena adanya faktor biaya angkut dari Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Cengkareng menuju DPPU Halim.

Alihkan Slot

Ikhsan Rosan juga menuturkan slot penerbangan yang pernah diajukan Garuda bakal dialihkan kepada anak usahanya yaitu PT Citilink Indonesia. Sebelumnya Garuda mengajukan 16 slot penerbangan (8 take off dan 8 landing) untuk penerbangan dari Halim.

"Semua slot itu akan dialihkan ke Citilink, sebab Citilink yang berstatus maskapai low cost carrier lebih cocok untuk beroperasi dari Halim. Lagipula, Citilink masih satu grup dengan Garuda Indonesia," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Herry Bhakti S Gumay, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, mengatakan Garuda Indonesia kemungkinan batal memindahkan sebagian rute penerbangannya dari bandara Soekarno Hatta ke Bandara Halim Perdanakusuma.

"Mereka beralasan tak efisien jika pindah ke bandara Halim, dan mereka pun berencana memberikan slot penerbangan yang semula mereka ajukan untuk diisi oleh Citilink," ujar Herry.

Ia mengatakan, hal itu masih sebatas pembicaraan lisan antara Kemenhub dengan manajemen Garuda, sehingga belum ada surat tertulis dari perusahaan pelat merah itu.

Garuda, sebut dia, sepertinya ingin melakukan efisiensi terkait rute yang sudah berjalan saat ini dan tak mau mengambil risiko jika dilakukan pemindahan. (Sanusi)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X