Kemenkeu Pastikan Tak Bisa Bantu Hadi Poernomo

Kompas.com - 23/04/2014, 18:16 WIB
Mantan Ketua BPK Hadi Poernomo KOMPAS.COM/Sandro GatraMantan Ketua BPK Hadi Poernomo
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan Vincentius Sonny Loho, menyatakan pihaknya tidak bisa berbuat banyak setelah Hadi Poernomo ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi permohonan keberatan pajak yang diajukan PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

"Kalau kita, mengenai bantuan hukum kan melihat case-nya dulu, kalau udah tersangka kan enggak bisa dikasih bantuan hukum oleh Kemenkeu," ujar Sonny kepada wartawan di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (23/4/2014).

Sonny mengatakan, terdapat peraturan di Kementerian Keuangan yang menyebutkan bahwa ketika seorang pejabat sudah ditetapkan sebagai tersangka atas sebuah kasus hukum, oleh aparat penegak hukum, Kemenkeu tak bisa memberikan bantuan.

Kemenkeu menghargai proses penegakkan hukum. Ia pun yakin, KPK sudah memiliki data sebelum menetapkan Hadi Poernomo sebagai tersangka. "Ini nanti (kalau kita bantu) dipikir uang negara buat bela aparat," lanjut Sonny.

Sonny membenarkan, keberatan pajak Bank BCA sudah terjadi sejak lama, dan dikabulkan ketika Hadi Poernomo menjabat sebagai Dirjen Pajak, Kemenkeu pada 2002. Sonny pun mengamini ketika ditanya, sebenarnya Kemenkeu telah mengendus kasus yang ditaksir merugikan negara Rp 375 miliar ini sejak lama pula.

"Ya sudah kita proses lama. Kita lihat saja perkembangannya," tukasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X