OJK Mengaku Belum Terima Surat Resmi Akusisi BTN

Kompas.com - 25/04/2014, 19:59 WIB
Otoritas Jasa Keuangan KONTANOtoritas Jasa Keuangan
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan belum menerima laporan secara resmi mengenai rencana akuisisi PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) oleh PT Bank Mandiri Tbk.

Deputi Komisioner Bidang Pengawasan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Irwan Lubis mengaku pihaknya hanya mengetahui rencana pertumbuhan anorganik Bank Mandiri secara umum.

"Di rencana bisnis bank (RBB) Mandiri mereka ada rencana pertumbuhan anorganik, artinya melalui aksi korporasi tapi tidak menyebut spesifik. Hanya mungkin nanti ada rencana penyertaan di anak perusahaan atau akusisi perusahaan keuangan atau menengah. Baru sebatas itu," kata Irwan ketika ditemui di kantornya, Jumat (25/4/2014).

Menurut Irwan, pada dasarnya regulator mendorong agar perkembangan perbankan diarahkan ke konsolidasi. Namun, mengenai masalah akusisi BTN, ia tidak bisa berkomentar.

"Kalau program konsolidasi itu kan memang di arah perkembangan ke depan dalam arsitektur sistem keuangan untuk mensupport arah perkembangan perbankan didorong ke konsolidasi. Konsolidasi bank BUMN tanya ke Kementarian BUMN, mereka yang punya aturan," jelas dia.

Lebih lanjut Irwan mengaku OJK akan mendukung aksi korporasi perusahaan, yang berarti termasuk akuisisi perbankan. Aksi korporasi tersebut baik, sepanjang bertujuan membangun perbankan agar lebih besar.

"Itu tergantung pemilik (soal akuisisi). Yang penting apapun aksi korporasi, kalau untuk mendorong daya saing tingkatkan kemampuan pembiayaan itu bagus sesuai arah pengembangan perbankan," jelas Irwan.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X