Kompas.com - 02/05/2014, 15:22 WIB
Ilustrasi: Lembaga Penjamin Simpanan KONTAN/BAIHAKIIlustrasi: Lembaga Penjamin Simpanan
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com -Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengukuhkan diri sebagai otoritas yang sanggup menjamin simpanan nasabah perbankan. Sebagai bukti, total aset LPS mencapai Rp 43,29 triliun di akhir tahun 2013. Jumlah ini naik 26 persen dibandingkan posisi tahun 2012.

Samsu Adi Nugroho, Sekretaris LPS mengatakan, pertumbuhan aset ditopang oleh pendapatan operasional yang meningkat 16,3 persen menjadi Rp 9,05 triliun. "Peningkatan ini mencerminkan pertumbuhan jumlah simpanan nasabah perbankan yang dijamin LPS, serta hasil investasi LPS di surat berharga," ujar Adi, kemarin.

Tidak cuma aset, total ekuitas LPS pun tumbuh 34 persen menjadi Rp 31,71 triliun. Adi menambahkan, LPS akan terus meningkatkan aset agar nasabah perbankan semakin nyaman menumpuk uang. Asal tahu saja, pada periode Januari–Maret 2014, LPS melikuidasi atau menutup dua bank perkreditan rakyat (BPR).

Atas aksi itu, LPS membayar klaim penjaminan bagi 5.895 rekening senilai Rp 28,6 miliar.Sedangkan selama tahun 2013, LPS merogoh kocek sebesar Rp 41,44 miliar untuk membayar klaim simpanan nasabah.

Dana ini dibayarkan LPS kepada 13.536 rekening yang tercatat sebagai nasabah layak bayar dari tujuh BPR yang dilikuidasi LPS selama tahun 2013. Rata-rata tingkat pengembalian atawa recovery rate tujuh BPR itu sebesar 21,44 persen. (Nina Dwiantika)



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X