Ciputra Prediksi Harga Properti Naik 10 Persen Tahun Ini

Kompas.com - 07/05/2014, 13:43 WIB
Ilustrasi investasi www.shutterstock.comIlustrasi investasi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com -- Direktur PT Ciputra Development Tbk Tulus Santoso memprediksi kenaikan harga properti pada tahun ini akan mencapai kisaran 10 persen. Sebab, kondisi makro sangat berpengaruh terhadap kinerja industri properti.

"Kenaikan harga properti akan sama dengan inflasi tahun lalu, sekitar 10 persen. Kita kalau lihat kondisi makro merupakan hal yang sangat dominan memengaruhi performa industri properti," kata Tulus di Gedung Bursa Efek Indonesia, Rabu (7/5/2014).

Bila dilihat dari supply dan demand industri, tidak terjadi banyak perubahan. Baik pemain maupun konsumen pun tetap sama. Permintaan tetap besar, apalagi ditambah dengan kekurangan mencapai 14 juta unit.

"Saat ini ada distorsi karena ada regulasi BI, yaitu LTV (loan to value), KPR inden, dan tingkat bunga meningkat. Nilai tukar juga. Itu semua memengaruhi. Kalau distorsi sudah tidak ada lagi, maka fundamental akan berperan sehingga recovery cepat," papar Tulus.

Perseroan, kata Tulus, menargetkan penjualan sebesar Rp 10 triliun dibandingkan Rp 9 triliun pada tahun 2013 lalu. Pun kinerja kuartal I-2014 diakuinya masih di bawah ekspektasi. Akan tetapi, perseroan masih optimistis, terutama setelah masa pemilu kondisi akan membaik.

"Kami harapkan setelah pemilu gejolak kurs, current account akan normal sehingga tingkat bunga akan normal dan fundamental properti akan membaik. Kami tetap confident terhadap kondisi ke depan," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X