Separuh Penduduk Indonesia Belum Tersentuh Perbankan

Kompas.com - 08/05/2014, 11:39 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTCOK.COMIlustrasi
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Ikatan Bankir Indonesia (IBI) menilai upaya meningkatkan literasi keuangan bagi publik masih rendah. Ketua Umum IBI, Zulkifli Zaini mengungkapkan, separuh dari seluruh penduduk Indonesia masih belum mendapatkan pelayanan sektor keuangan.

Hal ini lantaran masih sering terjadinya kesenjangan sektor keuangan seperti soal keterjangkauan lembaga keuangan dan pemahamanan literasi keuangan. Sehingga literasi keuangan Indonesia tertinggal jauh dibandingkan negara tetangga.

Menurut Zulkifli, kesenjangan sektor keuangan tidak hanya menyangkut keterjangkauan tapi juga dengan pemahaman literasi. "Bahkan, paling tidak hampir 50 persen penduduk Indonesia belum mendapatkan keterjangkauan dan pelayanan sektor keuangan. Sedangkan literasi keuangan baru mencapai sekitar 21,8 persen dari total penduduk Indonesia," kata Zulkifli di Jakarta, Kamis (8/5/2014).

Jika diukur dengan angka statistik, yang benar-benar paham lembaga jasa keuangan (LJK) dari 100 penduduk Indonesia hanya terdapat 22 orang yang paham tentang lembaga perbankan dalam bentuk produk dan jasa serta ketrampilan jasa perbankan.

"Karena keterjangkauan yang rendah, tingkat pemahaman produk Indonesia juga relatif rendah. Rendahnya keterjangkauan dan literasi menjadi perhatian banyak negara termasuk negara maju," ujarnya.

Karena itu, diharapkan dengan dibentuknya dewan inklusi dan literasi, akan dapat membantu masyarakat Indonesia untuk memahami industri keuangan. Menurut Zulkifli, ada tiga pendekatan untuk memperluas akses informasi dan kepemilikan produk serta layanan.

Pertama, adalah soal edukasi. Kedua, penguatan infrastruktur dan ketiga adalah pengembangan produk. "Kami melakukan pendekatan dengan tiga pilar itu," jelas Zulkifli. (Dea Chadiza Syafina)



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

Whats New
PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

Rilis
Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Whats New
AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

Whats New
Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Whats New
Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Smartpreneur
Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Whats New
Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Whats New
Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Whats New
Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Whats New
OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

Whats New
Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Whats New
Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Whats New
Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] 'Reading Habit' pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] "Reading Habit" pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X