Smelter Tak Ada Perkembangan, Pengusaha Tambang Bisa Dipenalti

Kompas.com - 09/05/2014, 18:50 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah bakal memberikan penalti kepada perusahaan tambang yang hanya mengendapkan uang jaminannya untuk bisa mendapatkan surat persetujuan ekspor mineral mentah (ore), tanpa ada perkembangan pembangunan smelter.

“Jaminan kesungguhan 5 persen itu akan menjadi kayak pass untuk dapat izin ekspor dari ESDM untuk disampaikan ke Kementerian Perdagangan. Kalau dia sudah maju satu tahap, sekarang, tapi tahun depan tidak ada perkembangan, mereka kena penalti,” ” ungkap Bambang PS Brodjonegoro, Wakil Menteri Keuangan, di Jakarta, Jumat (9/5/2014).

Namun, Bambang tidak menyebutkan bentuk penalti yang dikenakan. Di sisi lain, bea keluar akan dikenakan untuk setiap jenis komoditas mineral tambang, dan bukan per perusahaan. Saat ini pemerintah telah merampungkan pembahasan soal tarif ekspor, begitu juga dengan uang komitmen smelter.

“Katanya minggu depan proses jaminan sudah bisa dimulai. Maksudnya pembayaran riil ke escrow account,” ujarnya.

Dia menambahkan, tim tarif telah sepakat, meskipun perusahaan tambang sudah memberikan uang jaminan smelter, namun progress pembangunan smelter tetap akan dimonitor. “Intinya kalau belum ada yang signifikan dilakukan dalam periode semesteran, dia bayar sama seperti tarif yang ada sekarang (PMK No.6 tahun 2014),” tuturnya.

Sebagai informasi, dalam Permen tersebut besaran tarif ekspor mineral ditetapkan secara bertahap tiap semester, mulai dari 20 persen atau 25 persen sampai dengan 60 persen. “Sisanya, kita lihat progressnya. Progress-nya, kita harus konsultasi dengan pimpinan tertinggi,” tukas Bambang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.